ANEKA

Bank Danamon Incar Bisnis Tumbuh Dua Digit

INCAR BISNIS. Herman Djafar Regional Consumer Lending Head, Hengky Tanring – Regional Head SND12 Sulampua, Tjiang Hendrik Regional SME Head, Muh.Suardi Husain Regional Marketing Head foto bersama saat jumpa pers terkait kinerja Bank Danamon Sulampua Cafe and Resto Ruang Tengah, Jl. Karunrung Makassar, Jumat (22/03/19). Ist.

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Setelah mampu mencatatkan kinerja yang positif di sepanjang 2018 lalu, Bank  Danamon Regional Sulampua (Sulawesi, Maluku dan Papua) tahun ini tetap optimis mampu melanjutkan capaian
tersebut.

Regional Head Bank Danamon Sulampua Hengky Tanring mengatakan, di wilayah cakupan, pihaknya
mencatatkan pertumbuhan dua digit untuk kredit UKM, Consumer Mortgage, Enterprise Banking dan segmen  Pembiayaan Kendaraan Bermotor. Tahun ini diproyeksi pertumbuhan pada angka yang sama.

“Semua segmen bisnis kami tumbuh dua digit. Tahun ini sama, diminta dilua digit juga,” kata Hengky dalam jumpa  persnya di Cafe and Resto Ruang Tengah, Jl. Karunrung Makassar, Jumat (22/03/19).

Dari incaran tersebut, jumlah NOA (Number of accound) juga diharapkan bisa tumbuh dua sigit.

“Banyak faktor yang bisa mempeengaruh li penyaluran kredit. Misal mau take over ternyata setelah dicek, nasabah  punya kolektibilitas di bank lain,” ujarnya.

Selain kredit, realisasi Dana Pihak Ketiga (DPK) tahun lalu juga positif. Dengan komposisi dana murah berhasil  menempati peringkat kedua terbaik secara nasional. “Kalau komposisi dana murah nasional itu 47 persen. Di  Sulampua itu 50 persen,” ujarnya.

Hosting Unlimited Indonesia

Sebagai informasi, Bank Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp 3,9 triliun pada  tahun 2018, atau tumbuh 7% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba didorong oleh pertumbuhan dua digit di  sejumlah segmen kunci, antara lain Perbankan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Consumer Mortgage,  Enterprise Banking serta pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance.

Direktur Utama Bank Danamon, Sng Seow Wah mengatakan, Bank Danamon juga mencatatkan kualitas aset  yang lebih baik, ditandai dengan turunnya rasio biaya kredit (cost of credit ratio) sebesar 30 basis poin menjadi  2,5%.

Sejumlah hal penting terjadi atas Bank Danamon di tahun 2018 lalu, ditandai dengan masuknya investasi dari salah  satu institusi keuangan terbesar di dunia, MUFG. Hal ini menempatkan Bank Danamon sebagai bagian dari bank  kelas dunia, serta merefleksikan keyakinan dan optimisme MUFG atas potensi pertumbuhan Indonesia kedepan.

“Bank Danamon terus membukukan pertumbuhan laba dari inisiatif transformasi jangka panjang kami, dalam  melakukan diversifikasi sumber pendapatan, memperkuat layanan nasabah, serta menerapkan solusi berbasis  teknologi dan digital secara komprehensif,” katanya.

Pertumbuhan Dua Digit pada Portofolio Kredit di Segmen Kunci Portofolio kredit Perbankan UKM tumbuh 10%  menjadi Rp 31,2 triliun. Portofolio Enterprise Banking, terdiri dari perbankan korporasi, komersial dan institusi  keuangan, tumbuh 11% menjadi Rp 41,5 triliun.

Sementara kredit Consumer Mortgage tumbuh 29% menjadi Rp 7,8 triliun. Untuk pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance tumbuh 13% secara keseluruhan menjadi Rp 51,3
triliun pada akhir tahun 2018. Kenaikan dua digit ini didukung oleh pembiayaan baru Adira Finance yang tumbuh  masing-masing sebesar 15% dan 23% untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

“Di luar perbankan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 12% menjadi Rp 137,2 triliun  dibandingkan setahun sebelumnya,” pungkasnya. (hry).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top