ANEKA

Bawaslu Usut Dugaan Pengrusakan Baliho

TAKALAR,UPEKS.co.id—Oknum Kepala Desa Parapunganta, Kec Polut, Kab Takalar Dahlan Dg Sira, bakal  hadapi dua perkara, dugaan tindak pidana penganiayaan dan pidana pemilu serta dugaan pengrusakan Alat Peraga Kampanye (APK).

Pelapor Bonang Dg Nai, Selasa(11/2/19) telah melapor dii Kantor Bawaslu Takalar bahkan telah menghadiri
undangan klarifikasi, berkenaan laporannya ke Panwas Kecamatan Polut.

Dg Nai yang juga warga Dusun Panaikang Lompo Desa Balangtanaya Kec Polut menjelaskan, Minggu (3/2/2019) dia sedang memaku balho dalam pekarangan rumahnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Parapunganta Dahlan Dg Sira bersama empat anggotanya lewat depan rumah dan
mengaku mencari sapi yang hilang, kata Dg Nai.

Hosting Unlimited Indonesia

Kemudian, Dahlan turun dari motor, bersama empat anggotanya masuk ke halaman rumah, dan mengajak cari sapi. Namun permintaan ditolak, karena lagi menyelesaikan pesanan pemasangan baliho Caleg,” kata Dg Nai lagi.

Tiba-tiba dia dianiaya bagian kepala, sehingga jatuh dan muntah. Kemudian pelaku injak-injak baliho hingga robek dan mengancam merobek-robek jika berani pasang baliho, kata Nai pada Upeks.

”Atas kejadian itu, kami sudah melapor ke Polres Takalar, Minggu (3/2/2019) dengan nomor laporan Polisi, Nomor: LP/61/II/2019/SPKT,” ujar Nai.

Salah satu pimpinan BAWASLU (Badan Pengawas Pemilu) Takalar, Saifuddin, Senin (10/2) membenarkan telah melakukan klarifikasi terhadap pelapor Bonang Dg Nai.

Menurut Saifuddin, terlapornya Dahlan Dg Sira. Sesuai aturan, Panwas punya waktu dua kali, tujuh hari untuk mengklarifikasi masalah ini. Bawaslu tangani Pengrusakan Baliho, sedangkan dugaan pidana umum, wewenang Polres Takalar salah. (jahar).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top