GOWA, UPEKS.co.id– Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa diawal tahun 2024 ini kembali melaksanakan aksi sosial Donor darah, Kamis (18/1/2024).
Donor darah yang diselenggarakan pengurus kecamatan ini terlihat diikuti sangat antusias oleh warga sekitar, kalangan ASN, pegawai puskesmas, guru dan tokoh masyarakat.
Ketua PMI Kecamatan Pallangga, Basir mengungkapkan antusias masyarakat yang andil mendonor kan darah nya dikarenakan telah memahami manfaat dan tujuan donor darah.
“Alhamdulillah setiap kami melaksanakan donor darah warga dan sejumlah pegawai antusias mengikutinya. Mereka paham betul apa manfaat dan tujuan mendonor kan darah,”kata, Nasir yang juga menjabat sebagai sekertaris Kecamatan Pallangga ini.
Untuk meyakinkan warga akan manfaat dari mendonor darah dirinya bersama pengurus PMI Kecamatan Pallangga intens mengedukasi dan sosialisasi tentang donor darah, sehingga warga merasa terpanggil untuk mendonorkan darah nya sebagai bentuk rasa peduli terhadap sesama.
“Karena masyarakat sudah tahu manfaat mendonor darah, selain menyehatkan juga dapat membantu orang lain yang membutuhkan transfusi darah,”terangnya.
Salah satu warga Desa Jenetallasa, Sri Ami mengaku sudah sering kali mengikuti Donor darah yang dilaksanakan pengurus PMI Kecamatan Pallangga.
“Saya sudah seringkali mendonorkan darah saat PMI melaksanakan kegiatan seperti ini. Alhamdulillah dengan sering donor darah kondisi tubuh saya selalu sehat dan yang terpenting dengan mendonor kita sudah membantu orang yang membutuhkan darah sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama,”ucapnya.
Di tempat yang sama, Dewan pembina PMI Kecamatan Pallangga, Sachrial menambahkan kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali atau dalam setahun dilaksanakan sebanyak empat kali.
“Ini masuk dalam kalender tahunan pengurus PMI Kecamatan Pallangga, kita laksanakan empat kali dalam setahun. Alhamdulillah masyarakat antusias mengikutinya,”beber Camat Pallangga ini.
Kegiatan donor darah ini diikuti sebanyak ratusan orang pendaftar, dan berhasil mengumpulkan 183 kantong darah. (Sofyan)

