MAKASSAR, Upeks.co.id — Makassar International Halal
Trade and Business (MIHRAB) Summit and Expo dianggap bisa mendongkrak
perputaran ekonomi. Khususnya di ranah ekonomi
syariah.
Ikatan Saudagar Muslim
se-Indonesia (ISMI) menggelar event ini di Hotel Claro
Makassar, 4-6 Juli. Dikemas
dalam bentuk Silaturahmi
Bisnis Internasional (Silabis), yang akan menghadirkan saudagar muslim dari
seluruh Indonesia.
Ketua ISMI Sulsel, Yusran
Paris mengatakan, MIHRAB ini merupakan ajang
berkumpulnya pengusaha
musim dari berbagai negara.
Nantinya, akan ada penandatanganan MoU, MOA,
juga membuka peluang besar investasi.
“Jadi bukan lagi melihat
peluang, tetapi sudah kerja sama yang akan kita lakukan. Nanti semua pengusaha baik daridalam maupun luar negeri akan berkumpul di Makassar,” ujarnya kepada FAJAR, Kamis,
22 Juni.
Ia menyebut, pengusaha-pengusaha timur tengah sudah mengkonfirmasi akan hadir. Begitu
juga dari negara Asia lainnya, termasuk Eropa dan
Amerika.
“Qatar ada sepuluh
orang yang mau datang,
Iran tujuh orang, Malaysia 8 orang, dan Thailand
juga ada. Terus kementerian dan BUMN juga akan
hadir. Kan yang buka nanti Pak Wapres, terus dihadiri sejumlah menteri,” terangnya.
Sektor-sektor yang akan
dikerjasamakan mulai dari
pertanian, pertambangan, sampai infrastruktur.
Termasuk juga kerja sama
pendidikan antara Indonesia dan Malaysia.
Tidak hanya melibatkan
pengusaha lokal dan menampilkan produk lokal. Ada
juga produk dari kementerian yang akan dipajang di
sana.
“Nanti agenda ini akan
menjadi besar, juga bagus
untuk masa depan Sulsel,”
jelasnya.
Pj Sekprov Sulsel Andi
Darmawan Bintang menilai, kegiatan ini punya nilai serius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulsel. Sebab, ekonomi syariah memang tengah
bangkit dan terus diupayakan untuk tumbuh dan berkembang di Sulsel.
“Harapan kami forum ini
bisa meningkatkan perekonomian kita di Sulsel menjadi lebih baik,” ujarnya.
(rls)

