Kemenag Monitoring Asesmen Madrasah di MTs An Nur Tompobulu Maros

Kemenag Monitoring Asesmen Madrasah di MTs An Nur Tompobulu Maros


MAROS,UPEKS.co.id— Kegiatan Asesmen Madrasah (AM) bagi kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Maros, serentak dilaksanakan, sejak Senin (8/5/2023). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Maros pun turun ke lapangan melakukan pemantauan dan monitoring jalannya asesmen di 43 MTs se-Kabupaten Maros.

MTs An Nur Tompobulu (Pondok Pesantren An Nur Tompobulu Maros) yang terletak di Jl Raya Pucak, Desa Benteng Gajah, Kec. Tompobulu, Maros, mendapat giliran monitoring pada hari ketiga pelaksanaan asesmen, Rabu (10/5/2023).

Bacaan Lainnya

Tim Monitoring Asesmen Tingkat Madrasah Tsanawiyah dari Kemenag, Lukman SAg MPdI, mengatakan, monitoring ini untuk melihat secara langsung jalannya asesmen. Apakah berjalan lancar atau kah ada kendala yang dihadapi.

Kemenag Monitoring Asesmen Madrasah di MTs An Nur Tompobulu Maros

“Alhamdulillah asesmen di MTs An Nur ini, berjalan lancar. Semua komponen asesmen dilaksanakan dengan baik. Soal-soal asesmen sudah menerapkan soal narasi dan numerasi, serta asesmen tanpa kertas atas berbasis digital, itu poin yang sangat bagus,” ungkap Lukman SAg MPdI.

Dikatakan Lukman, pada pelaksanaan Asesmen Madrasah 2023 ini, Kemenag, menekankan penerapan soal-soal narasi dan berbasis digital yakni android/komputer atau tanpa kertas lagi.

“Kalau melihat kesiapan An Nur ini, saya yakin pesantren ini akan semakin maju ke depan,” ujarnya.

Kepala MTs An Nur Tompobulu Maros, Dr Rusli Siri SPd MM, saat menerima pihak Kemenag, mengungkapkan, jumlah santri peserta AM kali ini sebanyak 15 santri sesuai yang terdaftar di emis Kemenag. Terdiri atas 14 santri putra dan satu santri putri.

“Alhamdulillah, kelima belas santri peserta AM semuanya hadir mengikuti asesmen. Ini merupakan angkatan ke II kami,  jumlahnya meningkat dari peserta Angkatan I tahun lalu sebanyak sembilan santri,” tutur Rusli Siri.

Dijelaskan pula, pelaksanaan asesmen menggunakan komputer dan bukannya android karena adanya kebijakan pondok santri tidak boleh membawa handphone. Sehingga, pelaksanaan asesmen pun diarahkan menggunakan laboratorium komputer.

“Saat ini belum android. Mungkin ke depan bisa. Kita atur dulu mekanismenya, bagaimana kalau santri ujian menggunakan android,” tandasnya.

Pelaksanaan AM MTs An Nur Tompobulu Maros, berlangsung 8-13 Mei 2023 asesmen dengan soal. Selanjutnya pada 15-17 Mei 2023 ujian praktik, masing-masing mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Keolahragaan (PJOK), Seni Budaya, Prakarya, dan ujian Baca Tulis dan Hapal Alquran (BTHQ). (suk)