TAKALAR,UPEKS.co.id— Tanamkan Kedisiplinan dan Jiwa Kebangsaan, Anggota Kodim 1426/Takalar Latih Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan memberikan materi Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SMA Negeri 4 Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, Rabu (2/3/22).
Selain melaksanakan tugas pokok sehari-hari, Aparat Komando Kewilayahan, Anggota Kodim 1426/Takalar juga melaksanakan kegiatan Komsos Kreatif dan Latihan teknis teritorial khususnya di bidang pendidikan.
Dengan menyuguhkan materi Wawasan kebangsaan di Sekolah SMA Negri 4 Tamasaju, Kecamatan Galut Kabupaten Takalar.suautu hal yang bermanfaat terhadap baik siswa maupun kepada guru tersebut.
sebab kegiatan ini memiliki nilai kedispilinan terhadap siswa itu sendiri,tentunya dengan nilai kedispilinan tinggi, kesusksesan akan menanti para generasi muda khususnya pada siswa SMA 4 Tamasaju.
“Sebagai Aparat Komando Kewilayahan harus mampu bersinergi dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun dengan pihak sekolah dan tenaga pendidik lainnya,” ujar Bhabinsa Desa Tamasaju, Herman SE.
Lanjut dijelaskan , dengan memberikan materi Wawasan kebangsaan dan Materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada pelajar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter para siswa agar menjadi generasi yang cerdas, disiplin, serta cinta tanah air.
“Selain itu kegiatan ini merupakan sarana untuk membentuk karakter pelajar yang setia, berbakti serta menjunjung tinggi nilai-nilai keluhuran bangsa demi tegaknya NKRI,” pungkasnya.
Di hadapan para pelajar, Babinsa Koramil 1426-07/Pattallassang Sertu Herman, SE dan Babinsa Koramil 1426-03/Galut Serma Surakin mengajarkan kepada para Siswa SMA Negeri 4 Tamasaju tentang wawasan kebangsaan, cara pandang kita kepada diri, kepada lingkungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Wawasan Kebangsaan juga mengajarkan kita untuk mengutamakan persatuan dan kesatuan.
“Pemberian materi tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan para pelajar kepada tanah air, menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara, Pancasila sebagai ideologi bangsa dan kerelaan berkorban bagi negara, serta menciptakan kekompakan dan kedisiplinan bagi pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” Terangnya.
Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki semangat dalam menimba ilmu agar ke depan, generasi sekarang mampu berkontribusi untuk kemajuan pendidikan di masa datang.
“Sebab generasi mudah yang saat ini adalah asset Nasional untuk bisa lebih berkompetisi dengan daerah lain,sebab tolak ukur majunya suatu daerah adalah tingkat pendidikan warganya,” jelasnya.
Bangsa Indonesia adalah bangsa besar dengan keanekaragaman suku dan budaya serta agama, tetapi dengan perbedaan tersebut kita tetap satu yaitu bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
“Kita harus bangga dengan keanekaragaman yang kita miliki, seperti semboyan Bhineka Tunggal Ika yang mempunyai arti berbeda beda tetapi tetap satu Jua,” Pungkasnya. (Jahar)

