Arus Penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru 2022  

Arus Penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru 2022  

PAREPARE, UPEKS.co.id — Arus penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare mengalami peningkatan jelang Natal dan Tahun Baru 2022. Berdasarkan data diperoleh di Posko Terpadu, hingga H-1 Natal,  tercatat sebanyak 9.840 orang penumpang turun di Pelabuhan Nusantara Parepare.

Koordinator Kesehatan Pelabuhan, Nurhayati, mengatakan, kapal yang sandar di Pelabuhan Nusantara Parepare, salah satunya KM Aditya, dengan jumlah penumpang 891 orang.

Bacaan Lainnya

“Kami periksa di atas semua sesuai dengan protokol kesehatan dan mereka (para penumpang) memiliki dokumen perjalanan yaitu, Surat Keterangan Antigen atau PCR yang berlaku, dan surat vaksinasi Covid-19,” jelasnya saat ditemui disela-sela pemeriksaan penumpang, Jumat (24/12/2021).

Setelah dikeluarkannya surat edaran terbaru, pihaknya pun tetap berkoordinasi dengan Satuan Gugus Tugas (Satgas) dan tim di pelabuhan Parepare. “Kami juga selalu berposko jelang Natal dan Tahun Baru. Kami juga memperketat pengawasan di pintu masuk,” ujar Nurhayati.

Nurhayati membeberkan, jelang Natal dan Tahun Baru 2022 ini, ada peningkatan aktivitas, terutama peningkatan jumlah penumpang sekitar 40 persen. “Yang datang banyak, ini kan arus mudik. Mungkin nanti setelah tahun baru, yang berangkat lagi yang banyak,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kota Parepare, Kapten Sahrun, mengatakan, pihaknya melakukan pengetatan kepada penumpang yang naik maupun yang turun di Pelabuhan Nusantara Parepare.

“Jadi pengawasan ini kami lakukan, bekerjasama dengan tim Posko Nataru Pelabuhan Parepare. Untuk kapal yang tiba itu, kesehatan pelabuhan memeriksa syarat perjalanan bagi setiap penumpang, seperti antigen yang sudah di validasi, kemudian barcode dari Peduli Lindungi,” ucapnya.

Dia pun menyebutkan jika hari ini ada empat kapal sandar di Pelabuhan Nusantara Parepare. “Tadi pagi ada KM Siguntang, KM Aditya, KM Thalia, dan KM Lambelu. Total penumpang dari KM Lambelu yang turun sebanyak kurang lebih 1800 orang penumpang,” pungkas Kapten Sahrun. (Andi Ukki)