MAKASSAR, UPEKS.co.id — Pandemi Covid-19 berdampak pada segala sektor, termasuk sektor koorporasi. Agar tetap bertahan dimasa yang sulit ini, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hasamitra telah melakukan adaptasi dengan cerdas dengan melihat peluang bisnis.
Direktur Utama BPR hasamitra, I Nyoman Supartha menyebutkan masa pandemi ini, penyaluran kredit BPR Hasamitra tetap sehat dan peluang yang menjadi yakni pada sektor telekomunikasi, usaha pertanian kesehatan, pengadaan dan beberapa sektor lainnya.
“Kita paham bahwa dibalik tantangan pasti ada peluang. Nah peluang yang ada seperti usaha pertanian, telekomunikasi, kesehatan, pengadaan hand sanitizer, masker dan beberapa lainnya masih terbuka, maka kita fokus ke sektor ini,”ungkap I Nyoman Supartha.
Tak hanya itu, menurut I Nyoman, pada masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung BPR telah meluncurkan kredit.
“Untungnya di BPR hasamitra tidak terlalu banyak yang kena dampak. olehnya kami bisa meluncurkan Kredit Varien sinergi (Kredit Vaksin). Olehnya sampai saat ini penyaluran kredit sehat di BPR hasamitra masih tetap tumbuh,” ujarnya.
Ia menyebutkan kolektibilitas kredit bermasalah di BPR Hasamitra terjaga jauh jauh dibawah ketentuan. “NPL BPR hasamitra 0.22%. sementara ketentuan OJK NPL yang sehat itu maksimal 5%,” ucap I Nyoman.
I Nyoman mengatakan masa pandemi semua sektor terdampak. Masa ini tidak seperti halnya krisis moneter tahun 1998 hingga 2008 hanya beberapa sektor usaha yang terdampak.
“Kalau pada masa pandemi Covid-19 seluruh sektor termasuk UMKM kena, dan ini berbeda moneter tahun 1998 dan 2008, pada saat itu hanya beberapa sektor usaha yang kena, terutama koorporasi. Tapi akibat Covid 19 semua bisnis UMKM kena,” Katanya.(Rasak).

