Kajian Ramadhan Virtual UPT PKD UMI Bahas Keutamaan Alquran

Kajian Ramadhan Virtual UPT PKD UMI Bahas Keutamaan Alquran

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Kajian Ramadhan Virtual Jelang Dhuhur Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karakter dan Dakwah UMI berlangsung virtual via zoom, Selasa (04/5) dengan narasumber Ustadz Bambang Sampurno S.Pdi.,M.Pdi.

Hadir Ketua UPT PKD UMI, Dr.M.Ishaq Shamad, para Kabid UPT PKD UMI, Staf/ Karyawan sejumlah mahasiswa UMI, dipandu Syarifah Hafsah, SS.

Bacaan Lainnya

Syarifah Hafsah saat kata-kata pengantar mengatakan, tiga cara berinteraksi dengan Al-Qur’an, dengan membaca Al-Qur’an, tilawah membaca untuk memahami isinya, dan mengamalkan Al-Qur’an merupakan puncak kemuliaan seseorang yang mampu mengamalkannya.

Ustadz Bambang menjelaskan, pahala membaca Al-Qur’an akan bertambah jika kita mampu membaca sebanyak-banyaknya.

Dalam sebuah Hadis yang menerangkan, jika seseorang membaca 1 huruf Al-Qur’an maka akan mendapatkan 1 kebaikan, dan 1 kebaikan tersebut akan berlipat menjadi 10 kebaikan lagi.

Adapun keutamaan membaca Al-Quran, antara lain: Pahala yang berlipat ganda, dengan membaca Al-Qur’an akan menjadi obat dari penyakit hati & penyakit fisik.

Membaca Al-Qur’an dalam rumah akan membuat rumah bercahaya dan lebih damai, serta membaca Al-Qur’an akan menjadi perisai yang melindungi kita dari setan.

Selanjutnya, 2 waktu pilihan dalam membaca Al-Qur’an: Dalam shalat (memperpanjang durasi membaca Al- Qur’an dalam shalat lebih baik dan utama daripada memperpanjang durasi sujud & rukun-rukun shalat lainnya).

Selain itu, juga di luar shalat (membaca Al-Qur’an dan memanfaatkan malam-malam kita untuk beribadah kepada
Allah akan meningkatkan derajat kita & menjadi safaat kita di yaumul akhir).

Selanjutnya, Ustad Syahrul menjelaskan secara Psikologi dalam penelitian menyebutkan, hampir 80% kesembuhan seseorang berasal dari kekuatan zikir dan dukungan keluarga.

Dr. Ishaq Shamad menambahkan, bukan hanya sekadar membaca Al-Qur’an tapi mari kita juga memahami artinya. Seperti contoh Imam masjid di Mekah setiap memimpin shalat terlihat menangis ketika membaca bacaan Al-Qur’an dalam shalat. Itu terjadi, karena ia tahu arti setiap bacaan yang dilantunkan.

Syarifah Hafsah menambahkan, ada sebuah Hadis yang menyatakan barang siapa yang membaca Al-Qur’an di rumah-rumah mereka, maka penduduk langit melihatnya seperti bintang-bintang, sebagaimana penduduk bumi melihat bintang-bintang di langit, tutupnya. (rls).