ENREKANG, UPEKS.co.id — Bupati Enrekang H Muslimin Bando memimpin Pengambilan sumpah/janji Jabatan atas pelantikan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional dilingkungan Pemkab Enrekang. Acara berlangsung dihalaman Kantor Bupati Enrekang,Rabu (6/1/2021).
Ditengah Pandemi Covid-19, pelantikan ini hanya dihadiri oleh undangan terbatas yakni Sekda Enrekang Dr H Baba, beberapa Kepala OPD dan Rohaniawan. Acara ini dilaksanakan dengan Protokoler Kesehatan yang sangat ketat.
Sebanyak 255 Pejabat Fungsional yang terdiri dari 166 Fungsional Guru, 64 Fungsional Kesehatan, Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD) sebanyak 22 orang dan Fungsional Teknis sebanyak 13 yang tersebar dibeberapa OPD.
Bupati mengucapkan selamat datang dan selamat bekerja kepada mereka yang diambil sumpah dan janjinya dan meminta agar apapun tugas yang diberikan harus tetap berbesar hati dan menjalankan dengan penuh rasa tanggungjawab.
Pelantikan Pejabat Fungsional kali ini didominasi oleh Guru sehingga Bupati menyampaikan agar dalam menjalankan Tugasnya sebagai pendidik guru harus lebih banyak menggunakan nalurinya dibanding menggunakan emosinya.
Mantan Guru yang memulai kariernya sebagai tenaga honorer tahun 1987 ini mengatakan menjadi seorang pendidik bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kepiawaian mendidik muridnya. Untuk itu Bupati sangat paham apa yang ada dibenak para Guru.
” Menjadi guru adalah peluang besar sebagai jembatan Emas menuju pintu-pintu Surga yang penting setiap maucmengajar anak orang selalu ada niat yang tulus. Memarahi anak didik juga jangan dengan emosi. Sehingga jika dia tumbuh dan berhasil dia akan selalu mengenang kita”. Kata MB.
MB berkisah tentang perjalanannya saat menjadi Guru dan Kepala Sekolah. Meski masih dalam kondisi serba kekurangan, tapi banyak anak didik yang tinggal bersamanya.
Dari pengalaman itu, MB ingin agar para Guru yang saat ini dilantik menjadi Tenaga Fungsional minimal mengikuti dan mengambil hal baik dari perjalanan kariernya sebagai seorang guru yang akhirnya menjadi Bupati.
Sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten beberapa, MB juga terus mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokoler kesehatan, apalagi Kabupaten Enrekang kasus Covid-19 terus bertambah dan bahkan sudah ada 17 pasien Covid-19 asal Enrekang yang wafat. (Sry)




