KOLAKA,UPEKS.co.id—Ketua Ardin Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) M Yunus Wahid ditemui media ini di salah satu kedai kopi, Selasa (22/12)20) dan dimintai tanggapannya terhadap kinerja ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kolaka. Kepengurusan yang baru terbentuk setahun lebih.
Yunus menjelaskan, harus diakui selama Kadin Kolaka selesai Musda dan terbentuk komposisi kepengurusan baru sudah berjalan setahun lebih. Namun sejauh ini progres yang dilakukan Kadin Kolaka tidak jelas dan tidak ditahu apa?
Padahal Kadin Kolaka yang dinakhodai seorang anak muda milenial, diharapkan mampu melakukan terobosan untuk merubah bagaimana cara mengembangkan pengusaha lokal dengan segala potensi yang dimiliki.
“Kami pengusaha lokal berharap ada perubahan yang dilakukan Ketua Kadin baru yang seorang pemuda milenial Gunsyar Guntur, tetapi faktanya sampai sekarang tidak ditahu apa yang diperbuat,” ujar Yunus.
Sementara itu, dalam situasi pandemi Covid-19 yang dihadapi bangsa ini secara khusus di Kolaka, diharapkan untuk mengembangkan pengusaha lokal agar tetap eksis.
Untuk itu dia berharap, agar Kadin Kolaka juga sebagai mitra Pemda Kolaka dalam mengembangkan ekonomi baik secara mikro maupun makro.
“Itulah sebenarnya diharapkan pemerintah khususnya Pemda Kolaka, tetapi hal itu Kadin Kolaka tidak mampu diwujudkan,” kata Yunus.
Menurut Yunus, Kadin Kolaka mungkin sebaiknya kembali gelar Musda untuk memilih ketua baru. Mampu membawa Kadin Kolaka ke arah yang lebih baik, mampu melakukan perubahan bagi pengusaha lokal yang andal.
Menurutnya, sejumlah sosok yang pantas memimpin Kadin Kolaka. Diantaranya, Asdar Panna, Israfi Sanusi Caci, H Sukri Aras, Faisal Manomang, Ivan Dharmawan dan Aco Kissing.
“Sederet nama-nama ini adalah para pengusaha sudah mumpuni, masalah kualitas, kafabilitas serta jaringan yang dimiliki sudah tidak diragukan lagi, dan mampu mengembangkan para pengusaha lokal,”pungkas Yunus.(pil)

