TAKALAR,UPEKS.co.id—Kasus Penyebaran virus Covid 19 di Takalar terus berekasi, ada warga terkonfirmasi virus apalagi cuaca saat ini lembab dan memasuki musim hujan.
Untuk itu,warga perlu waspada dan hati hati karena penyebaran Covid-19 ditengah Masyarakat masih sangat signifikan apalagi masyarakat tidak hati hati menjaga kesehatan dan jaga jarak.
Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Takalar, Andi Noor Zaelan dikabarkan terpapar Covid 19, Selasa 22 Desember 2020.
Andi Ellang, sapaan Noor Zaelan dikabarkan terpapar diduga tertular dari istrinya drg Ihyana Malik yang juga Kepala RS Pratama Palleko. Suami Istri tersebut sudah melakukan swab test Kamis 17 Desember 2020 lalu.
Saat ini, keduanya sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kalampa, kecamatan Patallassang.Takalar. Sulsel
Namun tadi siang, anggota DPRD Takalar masih beraktivitas. Bahkan, politisi yang dikenal vocal itu masih sempat makan siang bersama pimpinan DPRD Takalar di rumah makan Haji Kanang, samping pasar Sentral Takalar.
Selama beberapa hari terakhir Ketua Badan Kehormatan DPRD Takalar sangat sibuk terlibat dalam pembahasan APBD 2021.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan dr Novi Yulianti pun membenarkan jika politisi itu terpapar corona bersama istrinya.
“Iya benar, ada beberapa pejabat yang terpapar Covid 19, hasilnya tadi keluar,” kata Novi yang juga sempat dikabarkan terpapar Covid dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar pertengahan tahun ini.
Dr Novi menguraikan, saat ini pihaknya telah bersurat kepada pimpinan DPRD Takalar untuk menjalani swab test massal.
Hal ini dilakukan untuk melacak kesehatan anggota DPRD dan staf yang sebelumnya banyak bergaul dengan mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
“Kita surati pimpinan DPRD untuk swab test missal sehingga bisa kita cegah penularannya tidak meluas,” terang Novi.
Diketahui Andi Ellang cukup populis dan dikenal kritis terhadap peerintahan Syamsari Kitta saat ini juga tumbang karena terserang covid 19.
Sebelumnya ada dua pejabat Takalar positif Covid 19 kadis kesehatan Dr Rahma,kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Muhammad Hasbi (Jahar).




