PANGKEP,UPEKS.co.id— Perawatan jenazah merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan yang harus dilakukan bila ada keluarga atau warga yang meninggal dunia. Namun, kemampuan dalam tata cara merawat jenazah sesuai dengan tuntunan agama yang dianut, tidak semuanya dipahami oleh warga masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, PT Semen Tonasa melalui Program Tonasa Bersahaja bekerjasama dengan Forum Tamalanrea Desa Bowong Cindea, menggelar pelatihan perawatan jenazah sesuai tata cara dan tuntunan agama Islam serta pengadaan alat, yang dilaksanakan di Mesjid Jami Nurul Amin Bonto Panno Desa Bowong Cindea,
Kab. Pangkep, Kamis (24/9/2020).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Unit CSR PT Semen Tonasa, Harun Diming, Kasi CSR, Abd. Kadir F beserta staf, Kepala KUA Kecamatan Bungoro, Muslimin Gani, Plt Kepala Desa Bowong Cindea, Faharuddin, para tokoh masyarakat Desa Bowong Cindea, tokoh agama dan masyarakat yang secara sukarela untuk ikut pelatihan.
Kepala Unit CSR PT Semen Tonasa, Harun Diming mengatakan, pelatihan perawatan jenazah ini dilaksanakan agar masyarakat Desa Bowong Cindea mengerti dan paham tentang tata cara atau aturan perawatan jenazah.
“Maka dari itu diharapkan dengan pelatihan ini warga memiliki keterampilan dan bisa melaksanakan perawatan jenazah ditengah-tengah masyarakat apabila ada warga yang meninggal dunia,” katanya.
Kepala Biro Humas Semen Tonasa, Said Chalik menambahkan, bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk menambah dan mengembangkan wawasan tentang penyelenggaraan jenazah yang harus dimunculkan di
tengah-tengah masyarakat secara berkesinambungan.
“Pelatihan jenazah sangat penting dilaksanakan, mengingat di era globalisasi seperti sekarang ini. Generasi muda belum terlalu mengerti, sehingga regenerasi dipandang sangat perlu dilakukan. Salah satunya, penyelenggara jenazah ini,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Bungoro, Muslimin Gani, menjelaskan tata cara memandikan, mengkafani, mensalatkan dan mengkebumikan jenazah dengan benar, sesuai tuntunan agama Islam.(rls).




