TAKALAR.UPEKS.co.id— Dalam rangka percepatan pembangunan Industri Kawasan Berikat Nusantara di Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulsel ke Jakarta.
Prinsipnya hajatan besar ini akan memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat Takalar, bisa menyerap pengangguran hingga mencapai puluhan ribu orang.
Selain itu, lahan yang digunakan akan dignakan mencapai ribuan ha, untuk mengembangkan kawasan Industri Takalar setelah Kawasan Industri Makassar.
Tim Dinas PUPRPKP yang diketuai Kadis Muksin, S.Sos atas mandat Bupati Takalar berangkat ke Jakarta, menemui l Anom Wibisono selaku Kabag Pengembangan Bisnis, bersama Tim Kantor KBN di Jakarta Utara.Jumat (14-08-20).
Kegiatan ini sebagai wujud keseriusan Bupati H. Syamsari untuk menyulap lokasi lahan tandus di Desa Punaga untuk di jadikan kawasan industri masa depan.
Sehingga Tim Dinas PUPRPKP bergerak cepat menjemput bola di Jakarta dengan melibatkan semua kepala bidang pada Dinas yang di komandoi Muhsin. S.Sos tersebut.
“Dalam percepatan perencanaan infrastruktur kawasan berikat nusantara kabupaten Takalar bersama tim melakukan diskusi tentang perencanaan jalan dan pemanfaatan ruangnya,”ujar Kabid cipta Karya Dinas PU Takalar Zumirrah.
Lanjut Zumirra pertemuan ini di ikuti langsung oleh kabid cipta karya zummirah,ST, Kabid bina marga Asraruddin ,ST.MAP ,Kabid Tataruang Ismail,SE.M.Si, Kabid Bina konstruksi A.Fadli.S.ST.M.Si.”
Lebih jauh Kabid Cipta Karya menjelaskan bahwa. “ Pada kesempatan ini. kami diterima langsung Anom Wibisono selaku kabag pengembangan bisnis bersma Tim di Kantor KBN di kawasan Jakarta Utara.
Dalam diskusi tersebut dibahas berbagai hal terkait percepatan pembangunan insfrastruktur yang akan dibangun di Kabupaten Takalar.
“Insyah allah kami akan mengambil langkah langkah cepat dan stategis dalam rangka mendukung percepatan pembangunan kawasan Berikat Nusantara.”terangnya.
“Kami bersama tim di PUPR akan bekerja total, sehingga sangat kami harapkan semoga kegiatan ini cepat terealisasi.” Harap Zummirrah ,ST.
Dengan terwujudnya kawasan Industri Berikat Nusantara di Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, secara langsung akan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal pada khususnya, dan masyarakat Takalar secara umum,
Dengan demikian juga akan berimbas pada ketersediaan lapangan kerja, sehingga angka pengangguran di Takalar secara otomatis akan tergerus dengan sendinrinya.
Dan langkah ini sudah di mulai pada Bidang Bina Konstruksi dengan aksi pelatihan sertifikasi Tukang. Kegiatan ini giat dilaksanakan sejak Andi Fadli dipercaya mengemban tugas tersebut selaku Kabid Bina Konstrusi.
Sehingga apapun alasannya, terciptanya kawasan Industri Berikat Nusantara di Takalar harus mendapatkan dukungan semua kalangan.
Karena sebuah realita menunjukkan bahwa dimana kawasan industri berdiri, maka wilayah disekitar kawasan industri tersebut dengan sendirinya akan berkembang lebih maju.
Namun tetap harus memperhatikan aspek lingkungan, termasuk mengenai masalah Amdal dari mega proyek tersebut.(Jahar).




