ENREKANG,UPEKS.co.id — Tahun ini total Jumlah hewan qurban yang disembelih pada Idul Adha 1441H adalah 3.046 ekor dengan rincian sapi 2.667 ekor, kerbau 12 ekor dan kambing 367 ekor. Nilai qurban setara Rp50 miliar.
Data itu dari Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Enrekang saat menyampaikan jumlah hewan qurban di Kabupaten Enrekang pada perayaan Idul Adha 1441 H kali ini.
Jumlah sebesar itu penyembelihannya tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Enrekang yang terkenal dengan dangke dan pulu’ mandotinya tersebut.
Dari 12 Kecamatan yang berqurban tahun ini, Kecamatan Enrekang adalah kecamatan penyumbang hewan qurban terbanyak yakni sebesar 477 ekor hewan qurban yang terdiri dari, sapi 433 ekor dan kambing 44 ekor.
Sementara Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang menjadi lokasi terbanyak penyembelihan hewan qurbannya yakni sekitar 77 ekor.
“Jadi total hewan qurban tahun ini sebanyak 3.046 ekor, dan Kecamatan Enrekang yang paling banyak jumlah hewan qurbannya,” kata Sekretaris PHBI Enrekang, Syawal Sitonda.
Syawal Sitonda menyampaikan, meski dalam situasi pendemo Covid-19 namun tidak mengurangi animo masyarakat untuk berqurban. Terbukti jumlah hewan qurban tahun ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Jumlah hewan qurban tahun lalu di Kabupaten Enrekang hanya mencapai 2.843 ekor.
Menurutnya, meningkatkan animo masyarakat untuk berqurban juga karena adanya Covid-19. Masyarakat cenderung untuk saling berbagi dimasa sulit dengan adanya cobaan pendemo Covid-19 di Enrekang.
Dimana semangat beribadah masyarakat meningkat karena takut pandemi dan bagian dari do’a masyarakat agar pandemi segera berlalu.
Sehingga meski ekonomi lesuh karena pandemi Covid-19 tapi masyarakat Enrekang masih tetap meningkat dalam berqurban.
Apalagi memang kalau dilihat secara aspek ekonomi sebenarnya masyarakat Enrekang tidak terlalu banyak yang terdampak signifikan Covid-19.
Itu dikarenakan mayoritas masyarakat Enrekang masih dapat tetap beraktivitas dan produktif di tengah wabah Covid-19 karena tetap bisa bertani.
“Animo masyarakat berqurban meningkat, semoga tahun depan ekonomi masyarakat terus meningkat dan semangat beragama orang juga makin meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika dirupiahkan jumlah hewan qurban tahun ini senilai Rp 50 miliar, hal itu jima diratakan harga sapi sekitar Rp 15 juta perekor, kambing sekitar Rp 2 juta perekor dan kerbau sekitar Rp 20 juta per ekor. (Sry)




