BPJamsostek Serahkan Santunan Kematian Pegawai Non ASN di Gowa

BPJamsostek Serahkan Santunan Kematian Pegawai Non ASN di Gowa

Makassar, Upeks.co.id– BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta program BPJAMSOSTEK di Kabupaten Gowa.

Pemberian santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan,  didampingi Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Toto Suharto, dan Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Gowa Sungguminasa, Salmiah Syurya. Hadir juga dalam kegiatan ini Sekertaris Daerah Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Sosial,  Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Bagian Umum Sekretariat Kabupaten  Gowa serta jajaran Kepala SKPD Kabupaten Gowa.

Bacaan Lainnya

Ahli waris yang mendapat santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yaitu Masriah yang pada saat penyerahan simbolis diwakili oleh Sumiati. Masriah adalah ahli waris almarhum Syukri, dulunya alm Syukri seorang Non ASN pada  Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa yang meninggal dunia pada tanggal 5 Mei 2020.

Masriah mendapatkan santunan berupa manfaat Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp.42.000.000,- (empat puluh dua juta rupiah). Ahli waris melengkapi berkas pengajuan klaim dan diterima oleh KCP Gowa pada tanggal 19 Juni 2020. Penetapan dan pembayaran Jaminan Kematian dibayarkan langsung oleh BPJAMSOSTEK melalui transfer Bank ke rekening Ahli Waris pada tanggal 23 Juni 2020.

Adnan Purichta Ichsan menyampaikan apresisasi kepada BPJAMSOSTEK dan akan memastikan para Non ASN Petugas Kebersihan dan Petugas Pemadam Kebakaran di lingkungan Kabupaten Gowa terdaftar dan terlindungi sebagai peserta BPJAMSOSTEK.

“Khusus perlindungan Aparat Desa se-Kabupaten Gowa akan dicek kembali kepesertaannya,” tuturnya kemarin.

Sementara itu, Dputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Toto Suharto, berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa khususnya Bupati Gowa yang telah mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan dan sudah berkomitmen melindungi tenaga honorer, penyapu jalan, pemadam kebakaran.

“Jadi ini santunan bukan pengganti nyawa, namun ini adalah bekal bagi keluarga yang ditinggalkan, artinya kami juga membantu program pemerintah supaya kalau ada yang kena musibah maka BPJAMSOSTEK sebagai jaring pengaman penyambung kehidupan dan juga bisa menjadi modal untuk kelanjutan. Bagi keluarga yang ditinggalkan,” tutupnya. (Mimi)

Pos terkait