MAKASSAR, UPEKS.co.id — Jelang ramadan Kementerian Agama menginstruksikan kepada seluruh ummat Islam di indonesia untuk melaksanakan salat tarwih di rumah selama corona atau covid 19 masih mewabah.
Menanggapi hal itu, Ormas Islam dalam hal ini Front Pembela islam (FPI) Sulawesi Selatan dan Yayasan Pesantren Hidayatullah meminta kepada masyarakat Sulsel agar mengindahkan imbauan dari Kementerian Agama.
Ketua FPI Sulsel Habib Muhsin mengatakan bahwa
Ummat Islam di Sulsel diimbau untuk Ikut arahan Kementerian Agama dalam tata cara pelaksanaan ibadah ramadhan. Salah satunya menunaikan salat tarwih di rumah saja dan tidak melaksanakan kegiatan yang sifatnya mengundang keramaian selama ramadan.
Terkait dengan PSBB, FPI Sulsel mendukung Pemerintah Kota Makassar dan beberapa daerah di Sulsel yang menerapkan. “Hal ini adalah jalan terbaik untuk memutus mata rantai covid 19 dan FPI juga akan mengambil bagian untuk membantu pemerintah jika dibutuhkan,” tegas Habib Muhsin.
Terpisah Pimpinan Pesantren Hidayatullah Ustad Abdul Majid juga merespon positif kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan ibadah selama bulan ramadan untuk tetap di rumah saja, masyarakat juga diminta tidak menggelar buka puasa bersama.
“Masyarakat justru dapat memanfaatkan waktu berbuka puasa dengan keluarga tanpa disibukkan dengan aktivitas di luar rumah,” katanya.
Ustad Abdul Majid pun menegaskan perlunya menaati ketentuan pemerintah dalam menerapkan jaga jarak (social distancing). Selain itu, dia juga merespon positif tim satgas covid 19 yang dibentuk Polda SulSel yang begitu antusias dalam penanganan covid 19.
Bahwa komitmen dari Ponpes Hidayatullah BTP Makassar untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah dan kerja keras Satgas Covid 19 Polda Sulsel yaitu terlihat di depan pintu pagar masuk Ponpes terbentang spanduk bertuliskan “Lock Down”. “Dan semua aktivitas belajar mengajar di Ponpes Hidayatullah BTP Makassar sementara ditiadakan,” ujarnya.
Sebelumnya, PPI Sulsel telah ikut berpartisipasi dalam pemberian bantuan masker dan sembako kepada FPI Sulsel dan Pesantren Hidayatullah pada Jumat dan Sabtu 17-18 /04/2020.
Ketua PPI Sulsel Taqwa Bahar menjelaskan bahwa bantuan tersebut untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sembako tersebut berupa mi knstan, telur, minyak goreng.
Agenda tersebut dirangkaikan dengan silaturahim dan meminta kesediaan FPI dan Hidayatullah untuk mengimbau masyarakat agar virus covid 19 segera teratasi dengan baik. (mah)




