MAKASSAR,UPEKS.co.id–Bakal calon (balon) Walikota Munafri Arifuddin, Selasa (17/3/2020) pertemuan
dengan 30 orang perwakilan masyarakat dari seluruh wilayah kecamatan di Kota Makassar di Warkop Res Publica. Sebagian besar dihadiri tokoh masyarakat yang juga pengurus LPM.
“Kegiatan ini untuk menyerap informasi realita pembangunan selama ini dan bagaimana harapan publik untuk menghadirkan kesejahteraan yang berkeadilan” ungkap Munafri.
Diskusi yang berlangsung hangat tersebut sebagian menyoal masih banyaknya program yang diusulkan dari bawah namun tidak direalisasikan oleh pemerintah kota.
“Seringkali kami telah memutuskan usulan pada saat musrenbang dengan harapan Pemkot Makassar dapat mewujudkannya namun ternyata tidak ada realisasi hingga berakhirnya tahun anggaran” ungkap Bachtiar Adnan Kusuma (BAK), Ketua LPM Parangtambung. Dalam kesempatan tersebut Munafri menawarkan beberapa solusi
untuk pemberdayaan masyarakat.
“Sekarang ini seluruh dunia menjalankan konsep pembangunan kolaboratif yang melibatkan semua stakeholder termasuk masyarakat sebagai pelaku. Kita harus membangun Makassar dengan konsep partisipatif yang bottom up dimana LPM menjadi katalisator antara masyarakat dan pemerintah.” ungkap Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin.
“Masa nanti, pemerintah harus lebih banyak mendengar harapan publik dalam menyusun perencanaan, melibatkan partisipasi publik dalam pelaksanaan dan melaksanakan transparansi yang memungkinkan publik turut dalam pengawasan. Dengan demikian semua pihak akan merasa memiliki & menjaga hasil-hasil pembangunan” lanjut CEO PSM tersebut mengakhiri pembicaraan.(rls).




