MAKASSAR.UPEKS.co.id—Diskusi Mubalig IMMIM bertajuk Sosialisasi Monitoring Mubalig Berbasis Digital di lantai 3 Gedung Islamic Centre IMMIM, Sabtu (09/11).
Hadir Ketua Dewan Pembina Drs.AGH.Muhammad Ahmad, Ketua DPP IMMIM/Ketua Umum YASDIC IMMIM Ir.HM.Ridwan Abdullah,MSc, para pengurus DPP IMMIM dan ratusan mubalig dan pengurus masjid.
Hadir pula para pemateri Dr.H.M.Arfah Shiddiq,M.A membahas ” Pentingnya Monitoring dan Evaluasi Dakwah di Era Disrupsi”, Dr.Nurhidayat M.Said membahas “Sistem Penjadualan Mubalig IMMIM”, dan Dr.M.Ishaq Shamad membahas “Teknis Pengisian form Monev Mubalig IMMIM berbasis Online”. bertindak Moderator Dr.Hj.Nurjannah
Abna, M.Pd.
Ir.M.Ridwan Abdullah, M.Sc dalam sambutan pengantar mengatakan sangat penting bagi DPP IMMIM melakukan evaluasi dan monitoring dalam memberikan layanan dakwah IMMIM.
Monev mubalig IMMIM telah dilakukan sejak 3 tahun lalu, namun masih bentuk manual melalui pengurus masjid. Namun saat ini, monitoring mubalig IMMIM sudah berbasis digital, sehingga setiap Jum’at para khatib IMMIM dapat dipantau berdasarkan form isian yang diisi oleh para pengurus masjid dan jamaah.
Ini menunjukkan bahwa IMMIM harus mengikuti perkembangan zaman, jelasnya.
Sekretaris Umum DPP IMMIM Dr.M.Ishaq Shamad menjelaskan pengurus masjid dan jamaah dapat menilai performance khatib setiap Jum’at dengan mengisi form ini: https://forms.gle/eTfjuF7vHxUbuyYg8 melalui android masing-masing.
Pada form tersebut, para khatib dinilai tentang metode, materi, pengucapan lafal ayat/hadis, wawasan, penampilan, dan waktu kedatangan. Selain itu, juga disiapkan kolom saran dan komentar.
Dengan begitu data hasil penilaian tersebut, dapat dijadikan acuan bagi DPP IMMIM untuk memantau pelaksanaan khutbah jumat di setiap masjid di bawah naungan IMMIM. Selain itu, sebagai data untuk melihat apakah materi yang disajikan atau tema yang dibahas relevan dengan perkembangan terkini, jelasnya.
Sejumlah saran dan masukan, diantaranya agar jadual mubalig/khatib juga segera dibagikan dalam bentuk digital juga, sehingga para mubalig tinggal mengecek di HP masing-masing. Demikian pula tema khutbah setiap jum’at, agar seragam, ujarnya. (rls).




