MAJENE, UPEKS.co.id—Sebanyak 1.023 mahasiswa baru (Maba) Sekolah Tinggi Agama Islama Negeri (STAIN) Majene tahun akdemik 2019-2020 mengikuti pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), di aula utama Masjid Agung Ilaikal Mashiir Majene, Kamis (28/8).
Bupati Majene Fahmi Massiara saat membuka acara mengatakan, berdasarkan langkah demi langkah, STAIN
Majene sudah melangkah dengan pasti.
Sehingga selaku Pemerintah Daerah akan terus senantiasa mendorong dan memberikan semangat pada STAIN Majene ke depan.
“Pemerintah Daerah senantiasa mendorong dan memberikan semangat pada STAIN sehingga terjalin hubungan yang baik, mulai dari perintisan, operasional sampai dengan dilantiknya Ketua STAIN Majene. Tujuannya agar tetap terjalin hubungan yang baik, mulai dari perintisan, operasional sampai dengan dilantiknya Ketua STAIN Majene,” kata Fahmi Massiara.
Fahmi juga mengatakan, sampai saat ini STAIN Majene selalu menampakan kinerja yang baik, hingga akhirnya animo masyarakat banyak berminat masuk ke STAIN Majene, terbukti tahun ini banyak pendaftaran mahasisawa baru.
“Karena STAIN sudah bergerak dengan baik dan beranjak semakin baik, bisa saja kedepannya STAIN akan berubah menjadi IAIN. Kami, Pemerintah Daerah sudah membuatkan jelan alternatif menuju ke Kampus STAIN Majene sehingga tidak mengambil jarak yang jauh lagi,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua STAIN Majene, Dr KH Muh Nafis Juwaeni mengharapkan kegiatan seperti ini harus tetap
berlangsung dengan damai dan moderat.
Sehingga menghasilkan yang terbaik dan bermutu untuk kepentingan bersama.
“Tak lupa pula saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada mahasiswa baru, yang telah
memilih STAIN Majene untuk ditempati melanjutkan pendidikan perkuliahan sekaligus tempat menimbah ilmu
pengetahuan,”ujarnya.
Dia manambahkan, untuk diketahui maba yang memilih kuliah di STAIN dari tahun ke tahun tetap mengalami
peningkatan.
”Sama seperti tahun ini jumnlah mahasiswa baru yang diterima meningkat menjadi sebanyak 1.023 mahasiswa. Jumlah itu mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya berkisar 700-an mahasiswa,”pungkasnya. (Ali).




