QRIS Jelajah Kuliner 2026 Angkat Potensi Wisata dan UMKM Sulsel

QRIS Jelajah Kuliner 2026 Angkat Potensi Wisata dan UMKM Sulsel
Oplus_16908288

MAROS, UPEKS.co.id– KPw BI Provinsi Sulawesi Selatan resmi membuka kegiatan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Tahun 2026 di Taman Wisata Bantimurung, Kabupaten Maros, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat digitalisasi sistem pembayaran, sekaligus mempromosikan potensi kuliner dan destinasi wisata di Sulsel.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel, Bayu Martanto, mengatakan kegiatan tahun ini mengangkat tema kuliner dengan berbagai misi edukasi yang akan dijalankan para peserta selama perjalanan.

Bacaan Lainnya

Selain memperkenalkan penggunaan QRIS, peserta juga akan mendapatkan edukasi mengenai pengaduan konsumen, keamanan siber, serta program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah. “Nantinya, misi-misi tersebut akan dijalankan oleh masing-masing peserta,” kata Bayu.

Lebih lanjut, Bayu menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada eksplorasi kuliner, tetapi juga mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran melalui pemanfaatan QRIS di berbagai daerah. Rute perjalanan peserta dimulai dari Maros, kemudian Makassar, Sidrap, Palopo, dan Toraja.

QRIS Jelajah Kuliner 2026 Angkat Potensi Wisata dan UMKM Sulsel
Bupati Maros Chaidir Syam dan Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel, Bayu Martanto foto bersama peserta QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, di Taman Wisata Bantimurung, Kabupaten Maros, Senin (13/7/2026).

Menurut Bayu, peserta juga akan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di setiap daerah yang disinggahi, sehingga kegiatan ini diharapkan bisa memperkenalkan potensi pariwisata Sulsel.

Meski penggunaan QRIS terus mengalami peningkatan, BI akan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat maupun pelaku usaha, agar pemanfaatannya semakin optimal. “Saat ini penggunaan QRIS sudah cukup banyak. Namun, kami tidak berdiam diri. Kami akan terus meningkatkan edukasi dan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan QRIS, termasuk bagaimana para merchant memanfaatkannya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan apresiasi kepada BI yang memilih Kabupaten Maros sebagai lokasi dimulainya Jelajah Kuliner Indonesia 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan kuliner sekaligus destinasi wisata di Maros kepada masyarakat yang lebih luas.

“Harapannya, melalui Jelajah Kuliner Indonesia ini dapat tersampaikan pesan-pesan utama, yaitu bagaimana kuliner-kuliner yang ada di Sulawesi Selatan dapat dipromosikan dan dipublikasikan secara lebih luas. Namun yang paling utama adalah mengedukasi para pelaku UMKM untuk menerapkan QRIS dalam bertransaksi,” kata Chaidir.

Chaidir menilai QRIS memberikan kemudahan, keamanan, dan kepraktisan dalam bertransaksi sehingga sangat mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Karena itu, Pemkab Maros terus mendorong seluruh pelaku UMKM untuk menyediakan layanan pembayaran digital tersebut. (eky)