GOWA, UPEKS.Co.id– Sejumlah warga Jonjo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Gowa agar memperhatikan Bendung Kunisi berada di Desa Jonjo, Kecamatan Parigi.
Pasalnya, bendung ini kondisinya memprihatinkan. Bendung yang mampu mengaliri sawah kurang lebih 100 hektare ini mengalami penyumbatan pipa. Sehingga air kurang lancar.
Salah seorang tokoh masyarakat Desa Jonjo, Masuara Dg Tunru, dalam keterangan persnya mengatakan, kondisi bendung itu tidak normal.
“Pipanya tersumbat, makanya kami meminta kepada ibu Bupati Gowa, Husnia Talenrang agar turun tangan dan langsung melihat kondisi bendung ini. Saya mewakili puluhan warga yang ada di desa ini berharap agar ada pihak pemerintah membantu menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.
Menurutnya, akibat terjadi penyumbatan pipa sehingga bendung tersebut tidak bisa difungsikan secara maksimal.
Masuara Dg Tutu yang juga anggota Kelompok Tani mengatakan jika normal bendung tersebut akan mengairi kurang lebih 100 hektare sawah. Jika terus menurus terjadi, maka akan terjadi gagal panen.
“Tentunya ketahanan pangan terancam,” harapnya. (Rls)

