Empat tim riset dari MAN Insan Cendekia Gowa menorehkan capaian strategis dengan meloloskan proposal penelitian ke tahap riset lanjutan dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2026. Kompetisi nasional ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional dan diikuti oleh siswa SMA/MA sederajat dari seluruh Indonesia.–dokmanicgowa–
GOWA, UPEKS.co.id– Empat tim riset dari MAN Insan Cendekia Gowa menorehkan capaian strategis dengan meloloskan proposal penelitian ke tahap riset lanjutan dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2026. Kompetisi nasional ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional dan diikuti oleh siswa SMA/MA sederajat dari seluruh Indonesia.
Pengumuman hasil seleksi berkas dan proposal disampaikan secara daring pada Selasa, 7 April 2026. Keempat proposal dari MAN Insan Cendekia Gowa dinyatakan memenuhi standar kurasi ilmiah dan berhak melanjutkan ke fase penelitian lapangan, setelah melalui proses reviu ketat oleh dewan juri nasional.
Keempat karya tersebut merepresentasikan spektrum riset yang komprehensif, mulai dari inovasi pangan berbasis sumber daya lokal, penguatan integritas akademik melalui kecerdasan buatan, hingga pengembangan media pembelajaran adaptif yang menstimulasi literasi numerasi dan kesadaran keberlanjutan.
Para siswa dibimbing secara intensif oleh tim pembina, yakni Dr. Dahnial, S.Pd., M.Si., Nurul Inayah Khairaty, M.Pd., serta Ayu Mutmainnah Halim, S.Pd., M.Si., yang mengorkestrasi pendampingan akademik berbasis riset, metodologi ilmiah, dan penguatan kerangka berpikir kritis.
Tahapan kompetisi OPSI 2026 selanjutnya meliputi penelitian lapangan pada April hingga Agustus 2026, unggah laporan hasil penelitian pada Agustus 2026, pengumuman finalis pada September 2026, serta babak final yang dijadwalkan berlangsung pada bulan yang sama.
Sebagai program strategis Pusat Prestasi Nasional, OPSI dirancang untuk mengakselerasi talenta riset generasi muda melalui pembinaan berkelanjutan di bidang penelitian dan inovasi. Pada jenjang pendidikan menengah, ajang ini menjadi wahana aktualisasi higher order thinking skills, kreativitas ilmiah, serta kepemimpinan intelektual dalam menjawab problematika nyata berbasis data dan etika penelitian.
Kepala madrasah Dr. Burhanuddin, S.Ag., M.Fil.I menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan manifestasi dari ekosistem akademik yang terkelola secara sistematis dan berorientasi pada keunggulan.
“Alhamdulillah. Torehan ini bukan sekadar angka kelolosan, melainkan indikator kualitas nalar ilmiah dan ketangguhan intelektual peserta didik kita. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa, guru pembina, serta seluruh elemen madrasah yang telah berkontribusi. Tahap penelitian adalah fase krusial, di sanalah integritas data, kedalaman analisis, dan relevansi solusi diuji secara komprehensif. Saya berharap tim MAN Insan Cendekia Gowa mampu menuntaskan proses ini dengan presisi metodologis dan daya jelajah ilmiah yang unggul, sehingga kembali menorehkan prestasi pada tahap final. Sukses selalu!,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa partisipasi dalam OPSI merupakan bagian dari strategi institusional dalam membangun daya saing global peserta didik melalui riset yang kontekstual, inovatif, dan berdampak.
Dengan capaian ini, MAN Insan Cendekia Gowa kembali meneguhkan posisinya sebagai episentrum lahirnya talenta muda berdaya cipta tinggi, yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki sensibilitas terhadap isu-isu strategis bangsa melalui pendekatan ilmiah yang sistematis dan berkelanjutan.
Adapun judul proposal yang dinyatakan lolos ke tahap penelitian meliputi:
1. Fortifikasi Tepung Tulang Ikan Bandeng (Chanos chanos) dalam Pembuatan Biskuit untuk Mencegah Osteoporosis dan Stunting sebagai Pendamping Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
– Ammar Mishary Zinan (XB)
– Andi Heril (XA)
2. SIPAKATAU: Sistem Pengawasan Ujian Berbasis YOLOv8 dengan Analisis Deviasi Perilaku sebagai Indikator Risiko Kecurangan.
Peneliti:
– Iftitahatul Huda Ikhwan (XI.B)
– Andi Nadia Hafizah (XI.C)
3. Inovasi Pengembangan Gim dengan Adaptive Learning untuk Mengatasi Rendahnya Literasi Numerasi dan Mengoptimalkan HOTS Pelajar
Peneliti:
– Hafidz Farras Dzakir (XI.D)
– Muh. Dzaky Ibnu Yusra (XI.B)
4. SustainCity: Pengembangan Gim Simulasi Kota Berkelanjutan Berbasis AI-Driven Adaptive Scenario untuk Meningkatkan Sustainability Awareness dan Systems Thinking Siswa
Peneliti:
– Fairuz Fakhriyah Anizah (XI.A)
– Najwa Azzahra (XI.B). (rls)

