Basarnas Prioritaskan Pencarian Korban, Kerahkan 1.200 Personel dan Enam SRU Gabungan

Basarnas Prioritaskan Pencarian Korban, Kerahkan 1.200 Personel dan Enam SRU Gabungan

MAROS, Upeks – Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian korban dalam operasi pencarian pesawat yang jatuh di wilayah Bulu Saraung. Fokus utama saat ini adalah menemukan dan mengevakuasi korban dengan harapan masih ada yang dapat diselamatkan.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Andi Arif Anwar, mengatakan pencarian korban menjadi prioritas utama dalam operasi yang sedang berlangsung.

Bacaan Lainnya

“Yang kami utamakan saat ini adalah pencarian korban. Mudah-mudahan masih ada korban yang bisa kami evakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Andi Arif Anwar saat menggelar konferensi pers di Media Center Bandara Sultan Hasanuddin Minggu (18/1/2026).

Ia menjelaskan, metode pencarian dilakukan dengan membagi enam Search and Rescue Unit (SRU), terdiri dari empat SRU darat dan dua SRU udara. SRU udara melibatkan pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara serta helikopter Caracal, sementara SRU darat dikerahkan untuk melakukan penyapuan langsung di lokasi kejadian.

“SRU darat terdiri dari SRU 1, 2, 3, dan 4 dengan total personel SAR gabungan sekitar 1.200 orang yang saat ini berada di lokasi,” jelasnya.

Menurut Andi Arif, pembagian SRU dan titik pencarian dilakukan untuk memastikan seluruh area terdampak dapat disisir secara menyeluruh, sehingga tidak ada korban yang terlewatkan.

“Kami membagi empat titik pencarian darat sesuai pengalaman Basarnas dalam operasi pencarian pesawat di berbagai lokasi sebelumnya. Penyapuan SAR dilakukan secara sistematis agar seluruh area dapat terjangkau,” katanya.

Ia menambahkan, Basarnas selaku SAR Mission Coordinator (SMC) terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam pelaksanaan operasi, termasuk TNI, Polri, dan instansi pendukung lainnya. Penjelasan teknis lanjutan mengenai metode pencarian akan disampaikan oleh masing-masing unsur sesuai kewenangan.

“Seluruh unsur bekerja sesuai peran masing-masing, dan kami terus berkoordinasi untuk memastikan operasi berjalan efektif dan aman,” pungkas Andi Arif.

Hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.(alf)