Harga Naik, Cicilan Emas di Pegadaian Wil VI Tumbuh 128%

Harga Naik, Cicilan Emas di Pegadaian Wil VI Tumbuh 128%

Makassar, Upeks–Meski harga emas mengalami tren naik, namun hal itu tak menyurutkan minat masyarakat untuk memiki emas. Terbukti dengan meningkatnya pertumbuhan transaksi cicilan emas di Pegadaian Kanwil VI Makassar. Transaksi hingga pertengahan 2025 mencapai 500,3 kilogram (kg) atau tumbuh 128,64%.

Hal itu diungkapkan Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar, Ngadenan saat menggelar media gathering, Kamis (25/9/2025). Menurutnya, cicilan emas hingga 15 September 2025 mencapai 500,3 kg. Tumbuh 128,64 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Bacaan Lainnya

“Cicilan emas ini termasuk dalam bisnis bullion Pegadaian. Selain cicilan emas, ada deposito emas dan tabungan emas. Bisnis ini mencatat pertumbuhan yang positif untuk memudahkan masyarakat berinvestasi,” ujar Ngadenan saat media gathering, Kamis

Kenaikan harga emas kata Ngadenan tidak memengaruhi masyarakat. Ternyata, meski harga naik, masyarakat banyak menyicil emas serta mendorong produk investasi emas lainnya yang terus tumbuh secara signifikan.

Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Andi Vivin Budi Permana mengatakan, pilihan jumlah cicilan emas yang paling banyak diminati pada gramasi 1-10 gram.

“Jumlah paling banyak adalah gramasi kecil karena murah. Hal ini juga yang diedukasi kepada masyarakat, bisa menyicil dengan jumlah rendah dan juga pilihannya banyak,” kata Agus kepada media.

Ia juga menyebutkan, daerah dengan jumlah cicilan emas berdasarkan omset yaitu di Kota Parepare yang mencakup sampai Kabupaten Mamuju, Sengkang, dan Kabupaten Sidrap.

Daerah selanjutnya dengan omset cicilan emas tertinggi adalah Kota Palopo hingga Malili.

“Cicilan emas yang mencapai 500,3 kg jika dalam bentuk Rupiah mencapai Rp971 miliar. Naik 103 persen ditarik dari Desember 2024,” katanya.

Selain itu Pegadaian Kanwil VI Makassar juga mencatat tabungan emas tembus 704 kilogram hingga posisi 15 September 2025. Jumlah ini tumbuh 46,05 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Ngadenan menjelaskan, bukan hanya tabungan emas, masyarakat di wilayah Pegadaian Kanwil VI Makassar juga sudah mulai mengenal deposito emas.

“Deposito emas mencapai 79,72 kilogram sampai 15 September 2025,” ujarnya Ngadenan saat media gathering di Kota Makassar, Kamis (25/9/2025).

Selain dua produk layanan emas ini, Pegadaian Kanwil VI Makassar juga mencatat kinerja positif untuk cicilan emas.

Kata Ngadenan, hingga pertengahan September 2025 ini, cicilan emas sudah mencapai 500,3 kilogram dengan pertumbuhan 128,67 persen.

“Total nasabah tabungan emas juga tumbuh. Jumlahnya mencapai 287 ribu, tumbuh 20,73 persen,” jelas Ngadenan.

Pegadaian Kanwil VI Makassar juga memudahkan masyarakat punya tabungan emas melalui bank sampah. Masyarakat bisa menukar sampahnya dengan tabungan emas.

“Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Mulai dari Rp5.000, masyarakat sudah bisa menabung,” katanya. (*)