MAKASSAR, UPEKS.co.id- Penjabat Gubernur Sulsel Fadjry Djufry mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan meninjau Gudang Kakao PT Papandayan Cocoa Industries, Kamis petang (16/1/2025). Menteri Zulkifli tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sekitar pukul 17.55 Wita.
Selain meninjau gudang penyimpanan produk kakao ini, Menko Zulkifli Hasan dan Pj Gubernur Fadjry juga berdiskusi dengan pelaku usaha kakao. Kunjungan kerja tersebut bagian dari upaya hilirisasi sektor perkebunan.
Dalam kesempatan itu, Menko Zulkifli Hasan mengatakan, pihaknya ingin membangun perkebunan rakyat, karena perkebunan rakyat nilainya sangat tinggi. Harga kakao saat ini juga sangat bagus.
Hal pertama yang harus dilakukan, kata Zulkifli, adalah replanting karena kakaonya sudah mulai tua, dan kurang produktif.
“Kita harus melakukan replanting yang artinya melakukan peremajaan. Jadi, nanti kami akan siapkan bibitnya dan akan dibagikan kepada petani-petani di Indonesia, dan tentu melakukan riset, cocoknya di daerah yang mana,” jelas Zulkifli.
Ia menyampaikan, pemerintah juga mempersiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM dan para petani yang ingin mengembangkan usahanya. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo.
Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel Fadjry Djufry mengatakan, hilirisasi pertanian merupakan bagian dari salah satu program Presiden Prabowo. Termasuk pengelolaan kakao menjadi butter.
“Sulsel termasuk sentra kakao di Indonesia. Selain itu ada Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan beberapa provinsi yang lain, ada Sumatera Barat, Lampung, dan di NTT,” urainya.
Di Sulsel, ungkap Fadjry Djufry, punya varietas yang telah cukup lama dikembangkan oleh para petani.
“Sebelumnya Sulsel pernah nomor tiga di Indonesia sebagai penghasil kakao, sekarang turun nomor tujuh. Kita ingin mengangkat lagi petani kakao kita, sehingga kita dapat nilai tambah,” ucap Fadjry Djufry.
Daerah paling potensial, lanjut Prof Fadjry Djufry, adalah Luwu Raya, Bone, Soppeng, dan Wajo. (*)
Buka Forum OPD Dinsos 24 Kabupaten Kota, Sekjen Kemensos: Sulsel Terbaik dalam Mitigasi Bencana
MAKASSAR, UPEKS.co.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman bersama Sekretaris Jenderal Kementrian Sosial, Robben Rico, menghadiri sekaligus membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah Dinas Sosial se-Sulsel, di Aula Kantor Dinas Sosial, Kamis (16/1/2025).
Pembukaan forum ditandai dengan pemukulan gendang. Kegiatan ini mengusung tema Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia dalam Mewujudkan Asta Cita Presiden Menuju Indonesia Emas.
Mewakili Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry, Jufri Rahman mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di awal tahun ini.
“Hari ini kita melakukan acara yang sangat penting dan strategis. Apa yang digagas oleh Pak Malik (Kadis Sosial Sulsel) ini untuk memperkuat asta cita Bapak Presiden Prabowo terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM),” ujarnya.
Menurut Jufri Rahman, pemilihan tema dalam forum ini cukup cerdas, dikarenakan Indonesia merupakan negara kaya. Maka dari itu, ia menyatakan potensi luar biasa ini bisa dijadikan contoh jika dalam pengelolaan SDM dapat dibenahi.
Jufri Rahman berharap, lewat forum ini, seluruh Dinas Sosial Kabupaten/Kota menyatu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
“Melalui forum OPD ini, saya harapkan seluruh Kabupaten/Kota integrasikan kegiatan. Kita menyatu pada RPJM yang telah dibuat Bappenas lalu fokus kepada kegiatan sosial, kemudian tarik ke bawah sesuaikan dengan visi misi Gubernur dan Bupati,” harapnya.
“Mari kita jadikan ini sebagai acuan bekerja kita, orang yang terkena musibah itu adalah saudara-saudara kita sesama manusia, tidak peduli dengan ras, agama, dan lain-lain. Siapa yang menolong sesamanya manusia, Insya Allah Tuhan juga akan menolong kita,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementrian Sosial, Robben Rico, menyebut, Provinsi Sulsel ialah provinsi terbaik dalam mitigasi bencana. Ia sangat mengapresiasi apa yang dilakukan seluruh instansi terkait dalam menyelesaikan sebuah bencana.
“Ini luar biasa, salah satu provinsi yang saya berikan hormat adalah Sulsel, karena mulai dari Kepala Dinas Provinsi sampai Kabupaten/Kota kompak ketika terjadi bencana,” ujar Robben.
“Ini saya sangat mengapresiasi, jarang sekali ada provinsi yang kompak, tolong dijaga kekompakan ini bersama-sama,” pesannya.
Diketahui, Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry tidak bisa menghadiri acara ini karena sedang menghadiri acara di Kementrian Dalam Negeri, Jakarta. (*)

