MAKASSAR, UPEKS.co.id– Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 digelar di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (23/8/2026). Kegiatan ini menjadi rangkaian awal sebelum Pawai Ta’aruf dan pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional pada Senin (24/8/2026).
MTQ VIII KORPRI Nasional tahun ini diikuti 117 kontingen dengan total 1.173 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), serta Dewan Pengurus KORPRI Nasional.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin tingginya minat aparatur sipil negara (ASN) dalam mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Zudan menyebut MTQ KORPRI yang pertama kali digelar di Sulawesi Selatan hanya diikuti 33 kontingen. Jumlah tersebut kini meningkat menjadi 117 kontingen pada pelaksanaan MTQ VIII.
“Dari 33 kafilah pada pelaksanaan pertama di Sulawesi Selatan, kini menjadi 117 kafilah. Ini naik empat kali lipat dan menandakan minat ASN untuk menggeluti Al-Qur’an semakin meningkat,” ujar Zudan.
Menurutnya, peningkatan partisipasi tersebut tidak hanya menunjukkan perkembangan MTQ KORPRI dari sisi kompetisi, tetapi juga mencerminkan semakin luasnya pembinaan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan ASN.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 juga menjadi pelaksanaan terakhir dalam masa kepengurusan KORPRI periode 2022–2027. Zudan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Sulawesi Selatan sendiri mencatat sejarah sebagai satu-satunya provinsi yang dua kali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ KORPRI Tingkat Nasional.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengapresiasi kepercayaan Dewan Pengurus KORPRI Nasional kepada Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep, sebagai lokasi penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI Nasional.
Menurut Fatmawati, MTQ KORPRI tidak semata-mata menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga momentum memperkuat kecintaan ASN terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter dan akhlak dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“MTQ ini bukan sekadar ajang meraih prestasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk mental, karakter, dan akhlak ASN berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Fatmawati.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.” Sebanyak 12 cabang lomba dengan 36 golongan akan dipertandingkan dalam penyelenggaraan tahun ini, atau bertambah empat cabang dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Sejumlah cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah, Tartil, Hifzhil Qur’an, Khattil Qur’an atau kaligrafi termasuk kategori digital, Dakwah, Azan, Khutbah Jumat, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, hafalan hadis, serta sejumlah cabang seni Islami lainnya.
Setelah Malam Ta’aruf, rangkaian kegiatan berlanjut pada Senin (24/8/2026) dengan Pawai Ta’aruf, pameran dan bazar, pelantikan serta orientasi dewan hakim, Seminar Nasional Al-Qur’an, dan pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional.
Babak penyisihan dan musabaqah dijadwalkan berlangsung pada 25–27 Agustus. Selanjutnya, babak final, rapat pleno dewan hakim, serta penetapan peserta terbaik dan kejuaraan umum digelar pada 28 Agustus.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan city tour dan penutupan MTQ VIII KORPRI Nasional di Kabupaten Pangkep pada 29 Agustus. Para kafilah dan unsur pendukung dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing pada 30 Agustus 2026.
Malam Ta’aruf turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Bupati Pangkep Abd. Rahman Assagaf, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat Junda Maulana, serta sejumlah sekretaris daerah, pejabat BKN, dan jajaran pemerintah pusat dan daerah. (rls)

