MAKASSAR, UPEKS.co.id – Atlet bulu tangkis asal PB Manguni, Minahasa, Sulawesi Utara, Kartika Tambahani, berhasil melangkah ke babak semifinal Audisi Umum PB Djarum 2026 yang digelar di Dafest Sport Futsal & Badminton, Jalan Parumpa, Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu-Sabtu (5-8/8/2026).
Prestasi tersebut menjadi peningkatan dari penampilan Kartika pada audisi PB Djarum tahun 20205 lalu. Dimana, saat itu ia hanya mampu menembus tahap turnamen.
Kartika mengaku bersyukur bisa kembali bersaing hingga babak semifinal. Ia mengatakan fokus utama untuk menghadapi pertandingan berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan dan mental bertanding.
“Konsisten, mental juga,” ujar Kartika saat ditanya mengenai persiapannya menghadapi semifinal.
Mengenai perbedaan audisi tahun ini di Kota Makassar dengan tahun sebelumnya di Kudus, Kartika menilai jumlah peserta menjadi salah satu pembeda. “Banyak bedanya. Yang di Kudus ribuan, di sini ratusan,” katanya.
Kartika mengaku kembali mengikuti audisi karena ingin mewujudkan impiannya bergabung dengan PB Djarum. “Biar bisa berhasil masuk PB Djarum,” ucapnya.
Saat ditanya alasan memilih PB Djarum, ia menjawab dapat memberikan jaminan lebih baik bagi pengembangan karier bulu tangkisnya. “Lebih menjamin,” singkatnya.
Sementara itu, pelatih PB Manguni, Marcelino Paruntu yang akrab disapa Bang Acil, mengatakan minimnya kompetisi di Sulawesi Utara menjadi alasan para atletnya antusias mengikuti berbagai turnamen dan audisi.
“Di Manado itu kurang pertandingan. Setahun paling cuma dua kali ada pertandingan. Jadi mereka sukanya ikut pertandingan dan audisi untuk cari pengalaman,” kata Bang Acil.
Menurutnya, Kartika terdorong mengikuti audisi lagi setelah tahun lalu hanya mampu mencapai tahap turnamen. “Kemarin cuma sampai tahap turnamen, jadi penasaran ikut lagi. Sekarang bisa masuk semifinal,” ujarnya.
Bang Acil juga mengapresiasi penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum di Makassar karena dinilai lebih terjangkau bagi atlet-atlet dari Sulawesi, khususnya Sulawesi Utara.
“Membantu juga untuk yang dari Manado. Kalau di sini bisa naik mobil, bisa naik kapal, jadi lebih membantu,” katanya.
Ia berharap ke depan audisi serupa juga dapat digelar di Manado agar semakin banyak atlet berbakat memiliki kesempatan mengikuti seleksi tanpa terkendala biaya perjalanan.
“Mudah-mudahan tiap tahun bisa ada juga di Manado. Banyak anak-anak yang bagus, tapi kalau harus ke luar daerah kasihan biayanya,” ungkapnya.
Pada audisi kali ini, PB Manguni membawa lima atlet ke Makassar. Hingga babak semifinal, tersisa tiga atlet yang masih bertahan.”Harapannya juara, bisa dapat tiket,” tutup Bang Acil. (*)


