Kuota SMAN 1 Maros Terpenuhi, Sisa Kuota Afirmasi dan Mutasi Dialihkan ke Jalur Prestasi Akademik

Kuota SMAN 1 Maros Terpenuhi, Sisa Kuota Afirmasi dan Mutasi Dialihkan ke Jalur Prestasi Akademik

Maros, Upeks.co.id – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Maros memasuki tahap akhir. Hingga saat ini, kuota penerimaan sebanyak 396 siswa dipastikan telah terpenuhi melalui berbagai jalur seleksi.

Kepala SMAN 1 Maros, Takbir, mengatakan, apabila terdapat kuota yang tidak terisi pada jalur afirmasi maupun mutasi orang tua, sisa kuota tersebut secara otomatis dialihkan ke jalur prestasi akademik sesuai mekanisme yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“Kuota jalur prestasi akademik awalnya hanya 89 siswa. Karena ada kekurangan kuota di jalur afirmasi dan mutasi orang tua, kuota itu dialihkan sehingga bertambah menjadi 174 siswa,” kata Takbir.

Ia menegaskan, pihak sekolah tidak memiliki kewenangan mengubah hasil seleksi. Setelah dokumen calon murid diverifikasi, sistem akan secara otomatis melakukan pemeringkatan dan menentukan hasil seleksi.

“Kami hanya memverifikasi kesesuaian data dengan dokumen asli. Setelah itu sistem langsung melakukan pemeringkatan. Sekolah tidak memiliki ruang untuk mengintervensi skor peserta,” ujarnya.

Menurut Takbir, pada jalur domisili tahun ini penerimaan dibagi menjadi dua zona. Zona 1 diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili dalam radius maksimal satu kilometer dari sekolah. Sementara peserta di luar radius tersebut masih dapat mengikuti seleksi melalui Zona 2 dengan batas pendaftaran hingga tiga kilometer.

Meski demikian, perhitungan nilai pada Zona 2 tetap menggunakan rumus yang berlaku di seluruh Sulawesi Selatan. Pembatasan radius tiga kilometer merupakan kebijakan Dinas Pendidikan untuk sekolah-sekolah yang memiliki jumlah pendaftar tinggi.

Takbir juga meluruskan pemahaman masyarakat terkait sistem zonasi. Menurutnya, peserta yang tidak lolos di Zona 1 tetap berhak mengikuti seleksi di Zona 2 dan akan kembali diperingkat bersama peserta lainnya.

“Yang tidak lulus di Zona 1 bukan berarti gugur. Mereka tetap mengikuti seleksi di Zona 2 dan diperingkat ulang sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses seleksi jalur prestasi masih berlangsung karena sistem masih melakukan sinkronisasi terhadap pilihan sekolah para calon murid. Dalam SPMB, peserta dapat memilih hingga tiga sekolah sehingga diperlukan koordinasi antarsekolah apabila seorang peserta dinyatakan memenuhi syarat di lebih dari satu pilihan.

Sesuai jadwal, penetapan hasil akhir seleksi dilakukan pada 4 Juli setelah masa sanggah pada 3–4 Juli. Selanjutnya, daftar ulang dibuka mulai 6 Juli, sedangkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Juli.(rls)