MAN IC Gowa Tembus Nasional pada Ajang Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia 2026

MAN IC Gowa Tembus Nasional pada Ajang Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia 2026

GOWA, UPEKS–Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Gowa kembali meneguhkan eksistensinya sebagai kawah candradimuka generasi unggul dengan menorehkan capaian prestisius pada ajang Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) 2026. Sejumlah peserta didik terbaiknya berhasil melaju ke babak final tingkat nasional setelah melalui serangkaian seleksi ketat dan berjenjang.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Abak Academy bekerja sama dengan Artificial Intelligence Center Indonesia – Lembaga Sains Terapan Universitas Indonesia, serta telah terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. KoSSMI menjadi gelanggang intelektual berskala nasional yang mempertemukan siswa-siswi terbaik dari jenjang SD/MI hingga SMA/MA/SMK sederajat di seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

Seleksi KoSSMI 2026 telah dimulai sejak Februari melalui babak penyisihan, dilanjutkan dengan semifinal pada Maret, dan akan mencapai kulminasi pada babak final yang dijadwalkan berlangsung secara luring pada 09–10 Mei 2026 di Bandung. Rangkaian seleksi ini dirancang sebagai proses filtrasi akademik yang meniscayakan ketangguhan nalar, presisi analisis, serta ketekunan dalam eksplorasi keilmuan.

Adapun peserta didik MAN IC Gowa yang berhasil menembus babak final nasional terdiri dari beberapa bidang keilmuan strategis. Pada bidang Kimia, dua siswa, Riyadh Fayyadh Annas (XI A) dan Mufidah Ridhayanasari (XI C), menunjukkan kapabilitas analitis yang mumpuni. Sementara itu, pada bidang Kebumian, Muh. Fadhilaturrahman (XI D) berhasil mengukuhkan posisinya sebagai finalis melalui penguasaan konsep geosains yang komprehensif. Di bidang Informatika, Alwan Lasani Alfian (XI C) tampil kompetitif dengan kecakapan logika komputasional yang solid.

Kepala MAN Insan Cendekia Gowa, Dr. Burhanuddin, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi kolektif yang terbangun secara berkesinambungan di lingkungan madrasah.

“Alhamdulillah. Raihan ini adalah manifestasi dari ikhtiar ilmiah yang terstruktur dan kolaboratif. Saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah menembus babak nasional, kepada para guru pembimbing yang dengan penuh dedikasi mengawal proses pembinaan, serta kepada seluruh pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Semoga pada babak final nanti, para delegasi MAN IC Gowa mampu menorehkan prestasi terbaik dan mempersembahkan medali emas.,” ujarnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran strategis para guru pembimbing yang secara konsisten mengorkestrasi pembinaan akademik. Pada bidang Kimia, pembinaan dilakukan oleh Ayu Mutmainnah Halim; bidang Kebumian oleh Muh. Ikhsan Marikhar; serta bidang Informatika oleh Nurmadinah. Sinergi antara peserta didik dan pembimbing mencerminkan ekosistem pembelajaran yang progresif dan berorientasi pada prestasi.

Partisipasi dan keberhasilan MAN IC Gowa dalam KoSSMI 2026 memperlihatkan daya saing madrasah dalam lanskap kompetisi sains nasional. Capaian ini sekaligus mempertegas positioning MAN IC Gowa sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai keislaman, tetapi juga mengakselerasi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi secara integratif.(rls)