MAKASSAR, UPEKS.co.id– Siloam Hospitals Makassar resmi membawa layanan operasi lutut berbantuan robotik pertama di kawasan Indonesia Timur.
Melalui penggunaan sistem robotic-assisted knee surgery VELYS, rumah sakit ini menandai langkah baru pemerataan layanan kesehatan berteknologi tinggi di luar wilayah metropolitan utama.
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari kampanye “Melangkah Bebas dengan Robotik” yang dirancang untuk memperkuat posisi Siloam Hospitals Makassar sebagai pusat rujukan ortopedi unggulan di Indonesia Timur.
Adopsi teknologi robotik ini sekaligus menunjukkan komitmen Siloam dalam menghadirkan layanan presisi berstandar internasional bagi masyarakat regional.
Hospital Director Siloam Hospitals Makassar, dr. Niken Novitasari, MARS, mengatakan investasi teknologi ini tidak semata berorientasi pada inovasi klinis, tetapi juga pada keberlanjutan sistem layanan kesehatan nasional.
Menurutnya, Indonesia Timur memiliki potensi kebutuhan layanan ortopedi yang terus meningkat seiring bertambahnya usia harapan hidup dan tuntutan kualitas hidup masyarakat.
“Hadirnya layanan operasi lutut berbantuan robotik di Makassar merupakan bagian dari komitmen kami memperluas akses teknologi medis berkelas dunia secara lebih merata. Melalui kampanye ini, kami ingin memastikan pasien dapat kembali aktif, mandiri, dan produktif,” ujarnya.
Teknologi VELYS memungkinkan perencanaan bedah berbasis data digital yang disesuaikan dengan anatomi masing-masing pasien. Sistem ini membantu dokter menentukan sudut, posisi, dan keseimbangan sendi secara presisi, sehingga hasil operasi lebih konsisten dan pemulihan dapat berlangsung lebih terukur.
Dari sisi layanan, penerapan teknologi ini memperkuat daya saing Siloam Makassar sebagai rumah sakit rujukan ortopedi dengan layanan spesialistik bernilai tambah tinggi.
Manfaat teknologi tersebut dirasakan langsung oleh seorang pasien berusia 74 tahun yang selama bertahun-tahun mengalami nyeri berat pada kedua lutut hingga membatasi aktivitas sehari-hari.
Setelah terapi konservatif tidak lagi efektif, tim medis merekomendasikan tindakan Total Knee Arthroplasty berbantuan robotik yang dilakukan secara simultan pada kedua lutut. Prosedur berlangsung sekitar enam jam dan berjalan dengan baik.
Operasi dipimpin oleh dr. Muh. Andry Usman, SpOT(K), PhD, dokter spesialis ortopedi konsultan Siloam Hospitals Makassar, bekerja sama dengan dr. Mohammad Triadi Wijaya, SpOT(K) dari Siloam Hospitals Mampang.
Kolaborasi lintas rumah sakit ini mencerminkan sinergi keahlian dan teknologi dalam ekosistem Siloam Hospitals Group.
Keberhasilan tindakan tersebut memperluas akses masyarakat Indonesia Timur terhadap layanan bedah ortopedi berteknologi tinggi tanpa harus bepergian ke luar daerah.
Dengan hal tersebut, Siloam Hospitals Makassar pun kian mengukuhkan perannya sebagai pusat rujukan regional. (Mimi)


