SINJAI, UPEKS.co.id— Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Jembatan Sungai Balampangi yang terletak di Desa Bua, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai, Sabtu (31/1/2026).
Jembatan ini menjadi penghubung utama antara Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba.
Peresmian Jembatan Sungai Balampangi menandai komitmen Pemprov Sulsel dalam meningkatkan konektivitas wilayah, sekaligus memperkuat infrastruktur strategis daerah.
Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa di ruas jalan kewenangan provinsi, yakni Jalan Batas Kabupaten Bulukumba (Lolisang)–Kabupaten Sinjai (Desa Bua) dengan panjang ruas mencapai 21,78 kilometer.
Menurut Gubernur Andi Sudirman, pembangunan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antardaerah, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan pertanian.
“Pembangunan infrastruktur jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung wilayah, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi di bidang perikanan maupun pertanian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Andi Sudirman.
Jembatan Sungai Balampangi dibangun menggunakan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sulsel, dengan panjang bentang sekitar 15,8 meter.
Pekerjaan konstruksi meliputi pembangunan abutmen beton di sisi kiri dan kanan, lantai jembatan, oprit beton, railing, lining, serta patok pengaman untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.
Pembangunan jembatan tersebut memiliki perjalanan cukup panjang.
Pada awalnya, akses penyeberangan hanya berupa batang kayu. Kegiatan pembangunan mulai dilaksanakan pada tahun 2022, namun sempat terhenti dan kemudian dilanjutkan kembali pada tahun 2025 hingga akhirnya rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Andi Sudirman berharap, jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sinjai dan Bulukumba, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Mudah-mudahan jembatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Bulukumba–Sinjai, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memperkuat konektivitas antarwilayah dalam mendukung mobilitas barang dan jasa,” katanya.
Salah seorang warga setempat, Syamsul, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, masyarakat kerap mengalami kesulitan saat melintasi sungai, terutama ketika debit air meningkat.
“Dulu kalau air sungai naik, kami harus hati-hati lewat, bahkan kadang terpaksa memutar jauh. Sekarang alhamdulillah sudah aman dan lancar. Berkat bantuan dari Bapak Gubernur kami ucapkan terima kasih banyak yang sebesar-besarnya,” katanya.
Peresmian Jembatan Sungai Balampangi turut dihadiri oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Bupati Sinjai Ratnawati Arif, jajaran organisasi perangkat daerah lingkup Pemprov Sulsel, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bulukumba dan Sinjai. (eky)

