MAKASSAR, UPEKS— Mayoritas kuota haji regular Sulawesi Selatan telah terisi, seiring dengan berakhirnya pelunasan Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2026 tahap kedua resmi berakhir, Jumat (9/1/26).
Berdasarkan laporan pelunasan dari Kementerian Hji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel, dari 9.670 kuota haji reguler yang diberikan kepada Sulsel 98,7 persen sudah melakukan pelunasan atau 9.545 jemaah. Sisanya masih 125 jemaah, meski demikian jumlah jemaah haji yang bakal diberangkatkan Sulsel sesuai kuota tersedia karena ada cadangan lunas.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel H Ikbal Ismail yang dikonfirmasi, membenarkan kuota yang akan diberangkatkan. “Ya, Sulsel akan berangkat sesuai kuota 9.670. Kuota reguler yang tersisa akan diisi cadangan lunas,” ungkapnya, Sabtu (10/1/26).
“Dengan berakhirnya pelunasan, maka jemaah bersiap melakukan tahapan selanjutnya, yakni pembuatan paspor, biometrik, visa, dan manasik persiapan pemberangkatan,”ucapnya.
Terpisah Kepala Kantor Kemenhaj Gowa H Aliem Bahri, terkait pelunasan reguler 99,5% atau tersisa 7 jemaah yang belum melakukan pelunasan dari kuota 1.410 jemaah. Kepala Kemenhaj menyebut, kekosongan bakal diisi jemaah kategori cadangan lunas.
“Jadi tujuh orang ini karena tidak istitha’ah kesehatan, ada yang wafat dan ada pula yang tidak melakukan pelunasan,”ujarnya.
Data dari Kemenhaj Sulsel ada sebelas kabupaten/kota dengan tingkat pelunasan 100 persen. Kabupaten tersebut adalah Enrekang sebanyak 28 kuota. Menyusul Luwu Timur (37), Luwu Utara (61), Kota Palopo (22), Pangkep (147), Selayar (6), Sinjai (48), Tana Toraja(8), Toraja Utara (2), dan Kota Palopo (102). (jar)

