PANGKEP,UPEKS.co.id— Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penciptaan dan Pengelolaan Arsip Dinamis melalui aplikasi Srikandi bagi desa dan kelurahan.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, dan diikuti 100 arsiparis serta pengelola administrasi desa/kelurahan se-Kabupaten Pangkep. Bimtek berlangsung di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Pangkep, Rabu (26/11/2025).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Muhiddin, menjelaskan bahwa Bimtek Srikandi merupakan bagian dari penguatan reformasi birokrasi di daerah.
“Tahun ini kita fokus pada desa dan kelurahan sebagai upaya pelebaran pemanfaatan aplikasi Srikandi secara meluas,” ujarnya.
Muhiddin menyampaikan bahwa aplikasi Srikandi telah diterapkan di Pangkep sejak 2023. Dua tahun terakhir penggunaannya diprioritaskan pada OPD dan kecamatan. Melalui Bimtek ini, penerapan ditargetkan dapat diperluas hingga ke tingkat desa dan kelurahan pada tahun 2026.
“Sudah dua tahun kita optimalkan di OPD dan kecamatan. Dengan Bimtek ini, kita harapkan pada 2026 aplikasi Srikandi sudah dapat dijalankan di seluruh desa/kelurahan,” tambahnya.
Selain memperkuat tata kelola kearsipan, aplikasi Srikandi dinilai mampu mempermudah proses penataan arsip agar lebih sistematis, efektif, dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada metode manual.
“Aplikasi Srikandi membuat penataan arsip lebih sistematis, mulai dari penomoran hingga klasifikasi kearsipan. Arsip manual tetap dibutuhkan, tetapi dengan sistem digital pencarian dan penelusuran arsip akan jauh lebih mudah,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa setelah Bimtek ini dilakukan, akan dilaksanakan pendampingan lanjutan untuk memastikan kesiapan desa dan kelurahan dalam menerapkan sistem kearsipan digital.
“Setelah Bimtek, kami akan melakukan pendampingan teknis. Kita juga akan membentuk tim bersama Dinas Kominfo untuk mengawal implementasi di desa dan kelurahan,” tutupnya.(sah)

