BPBD Kota Makassar Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni, Wujud Kepedulian untuk Warga Kurang Mampu

BPBD Kota Makassar Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni, Wujud Kepedulian untuk Warga Kurang Mampu

MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Kali ini, upaya tersebut diwujudkan dengan melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni yang dimiliki oleh warga kurang mampu di berbagai titik di kota ini.

Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa peran BPBD tidak hanya terfokus pada penanganan bencana, tetapi juga pada upaya pencegahan dan pengurangan kerentanan, salah satunya dengan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala BPBD Kota Makassar, Muh Fadli, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusinya untuk turut serta meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial BPBD Makassar untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas,” ujar Fadli, Senin, 3 November 2025.

Lebih lanjut Fadli menjelaskan, rumah yang layak dan sehat adalah kebutuhan dasar. Dengan kondisi tempat tinggal yang memadai, diharapkan dapat mencegah timbulnya berbagai masalah kesehatan dan meningkatkan semangat hidup para penghuninya.

Program perbaikan rumah ini ditargetkan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan, dengan kondisi bangunan yang sudah rusak, bocor, atau bahkan hampir roboh. Perbaikan yang dilakukan meliputi perbaikan atap, dinding, lantai, hingga fasilitas sanitasi dasar.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Sari (52), warga Kelurahan Bara-Baraya, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya. “Alhamdulillah, sebelumnya rumah kami bocor di mana-mana saat hujan. Sekarang sudah diperbaiki. Terima kasih banyak BPBD Makassar, semoga Allah membalas semua kebaikan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ke depan, BPBD Kota Makassar berkomitmen untuk melanjutkan program serupa secara berkelanjutan, bekerja sama dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan untuk mendata warga yang membutuhkan. Aksi ini diharapkan tidak hanya membawa manfaat fisik, tetapi juga memberikan suntikan semangat dan rasa aman bagi warga kurang mampu di Makassar.(*)