PLN UIP3B Sulawesi: “Terbang Bebas, Tapi Jangan di Dekat Listrik” : Edukasi dan Aksi Cegah Bahaya Layang-Layang Jelang Kemerdekaan

PLN UIP3B Sulawesi: “Terbang Bebas, Tapi Jangan di Dekat Listrik” : Edukasi dan Aksi Cegah Bahaya Layang-Layang Jelang Kemerdekaan

Makassar, Upeks.co.id — Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi bersama seluruh Unit Pelaksana Transmisi (UPT) dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) di bawah koordinasinya menggencarkan kampanye dan sosialisasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat dan stakeholder, khususnya terkait bahaya bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik tegangan tinggi.

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan sosialisasi dan penertiban ini dilaksanakan secara serentak dan masif di berbagai wilayah kerja, yang tersebar di berbagai wilayah mulai dari Gorontalo, Baubau, Parepare, Mamuju, Kendari, Jeneponto hingga Sidrap. Selain menyampaikan pesan edukatif, tim PLN juga melakukan patroli, sweeping, hingga evakuasi langsung terhadap layang-layang yang berpotensi mengganggu jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Aktivitas bermain layangan yang marak di musim kemarau terbukti menjadi salah satu penyebab utama gangguan sistem transmisi, sehingga memerlukan tindakan preventif yang konsisten dan terkoordinasi.

 

Di ULTG Gorontalo, sosialisasi dilakukan langsung kepada aparat Desa Botumoputi dan Isimu Utara sebagai wilayah yang dilalui jaringan transmisi. Edukasi difokuskan pada bahaya kelistrikan, jarak aman dari konduktor, serta pentingnya partisipasi warga dalam melaporkan kondisi berisiko. Sementara itu, ULTG Baubau melibatkan Pemerintah Kelurahan Kalialia dalam sosialisasi menyeluruh terkait potensi bahaya ketika layangan, pohon, atau benda asing berada dekat dengan Jaringan transmisi. Edukasi dilanjutkan dengan aksi lapangan berupa sweeping layangan di jalur transmisi Raha.

 

ULTG Parepare mengambil pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Melalui kunjungan ke SDN 144 Barru, anak-anak diajak memahami pentingnya bermain layangan di tempat yang aman dan jauh dari jaringan listrik, dengan bahasa yang ringan dan interaktif. Langkah serupa juga dilaksanakan oleh ULTG Mamuju, yang tak hanya mengevakuasi layangan tersangkut, tetapi juga menghimbau warga di ruas Jaringan SUTT Polmas–Majene. Di Kendari, sweeping dilakukan secara rutin di Tower Jaringan SUTT untuk memastikan tidak ada layangan yang menyangkut konduktor.

 

Penanganan cepat juga dilakukan oleh ULTG Sidrap. Tim berhasil mengevakuasi layangan raksasa yang nyaris menyebabkan gangguan pada jaringan SUTT 150 kV. Dalam insiden lain, operasi grebek layangan berhasil mengamankan tiga layang-layang di wilayah Sidrap–Soppeng. Salah satu evakuasi bahkan memanfaatkan teknologi drone demi keselamatan petugas dan kelancaran sistem. Aksi nyata juga datang dari Tim Heroik PLN ULTG Jeneponto. Mereka tidak hanya bertugas menjaga pasokan listrik tetap stabil, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat demi keselamatan bersama. Petugas dengan sigap menaiki menara SUTT untuk menurunkan layang-layang yang tersangkut. Layang-layang yang tersangkut di jaringan SUTT sangat berbahaya karena dapat menyebabkan korsleting, gangguan sistem, hingga mengancam keselamatan jiwa. Langkah proaktif ini dilengkapi dengan pendekatan langsung kepada anak-anak yang sedang bermain layang-layang.

 

Guna mendorong keterlibatan masyarakat luas, PLN UPT Makassar menggelar Sayembara Foto & Video bertema “Layang-Layang di Dekat SUTT Bukan Permainan Biasa”. Masyarakat diajak membuat konten edukatif atau melaporkan temuan aktivitas bermain layang-layang di dekat SUTT. Dengan hadiah yang menarik disiapkan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat.

 

General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga keandalan listrik nasional. “Kampanye ini bukan hanya tentang menjaga kabel tetap aman, tetapi menjaga nyala listrik bagi jutaan pelanggan. Gangguan akibat layangan dapat menimbulkan flashover, bahkan memicu pemadaman luas. Maka kami mengajak masyarakat untuk turut ambil bagian menjaga jarak aman dari jaringan listrik demi keselamatan bersama,” ujarnya.

 

PLN UIP3B Sulawesi berkomitmen penuh dalam menjaga keandalan sistem transmisi melalui pendekatan teknis, edukatif, dan partisipatif. Dengan dukungan masyarakat dan stakeholder, PLN yakin keandalan listrik akan semakin kokoh, terutama dalam momentum menyambut bulan Kemerdekaan Indonesia. Listrik yang menyala tanpa gangguan adalah bagian dari terang untuk negeri, aman untuk semua. (*)

Pos terkait