Melanin Matters – Beauty Reborn, Kembali ke Kecantikan Dirimu Sesungguhnya

Melanin Matters – Beauty Reborn, Kembali ke Kecantikan Dirimu Sesungguhnya

Makassar, Upeks–Di tengah kemajuan zaman dan penuh dengan keterbukaan, ternyata standard kecantikan bahwa kulit cantik haruslah yang putih masih tetap ada di Indonesia. Padahal masyarakatnya terlahir dengan beragam warna kulit dengan mayoritas sawo matang.

Ironisnya, orang berkulit gelap atau sawo matang kerap mendapatkan perundungan di pergaulan, sekolah bahkan rumah tangga. Diskriminasi ini terjadi sejak masa penjajahan, di mana penjajah yang berkulit putih dianggap superior dibandingkan dengan warna kulit pribumi yang mayoritas berkulit sawo matang atau gelap. Standar kecantikan ini masih terbawa hingga sekarang.

Bacaan Lainnya

Ini adalah bentuk colorism, yaitu narasi diskriminasi yang menyatakan bahwa kulit cantik haruslah kulit yang putih, sedangkan kulit gelap otomatis dianggap kurang cantik dan tidak diinginkan. Narasi ini membuat sebagian orang melakukan segala cara untuk merubah warna kulitnya untuk memenuhi standard kecantikan tersebut. Mereka kerap terperangkap penggunaan skincare abal-abal dan etiket biru abal-abal yang berujung pada munculnya masalah baru seperti jerawat parah, okronosis, telangiectasis, dan permasalahan kulit lainnya.

Diskriminasi atas warna kulit ini kerap menyebabkan turunnya kepercayaan diri yang dapat menghambat mereka untuk meraih apa yang mereka impikan. Padahal warna kulit bukanlah masalah, karena bersifat genetik.

Melanin adalah pigmen pembentuk warna kulit yang terdiri dari Eumelanin dan Pheomelanin. Warna kulit dibentuk dari rasio eumelanin dan pheomelanin di dalam kulit. Jika kulit memiliki eumelanin lebih banyak dibanding pheomelanin maka kulit akan semakin gelap dan sebaliknya.

Melanin juga berperan penting sebagai perlindungan kulit dari bahaya paparan sinar matahari, sehingga resiko terkena kanker kulit lebih kecil dibanding bule. Maka seharusnya kita jaga.

Melanin adalah pahlawan kita. Inilah awal mula nama Melanin Hero berasal.

Komunitas yang didirikan oleh Verra Oktavianti bersama dr Ika, dokter edukator perawatan kulit yang gencar edukasi selama lebih dari 5 tahun dan Farah Fransiska, seorang beauty enthusiast.

Melanin Hero adalah komunitas pertama di Indonesia yang mengajak masyarakat untuk mencintai warna kulitnya, sebagai wadah untuk belajar bersama tentang kesehatan kulit, pengembangan diri dan menemukan potensi diri sehingga mereka bisa menjadi apa yang mereka inginkan.

Di Tengah gemburan iklan bombastis yang menjanjikan putih dan maraknya skincare abal-abal di market place dan social media, Melanin Hero mengajak masyarakat untuk sadar tentang kecantikan warna kulitnya, melalui acara Melanin Matters yang bertajuk ‘Beauty Reborn”, untuk membangkitkan semangat terlahir kembali kepada kecantikan kulit yang sesungguhnya.

Atas kepedulian sosial ini, tiga dokter spesialis kulit akan turun tangan membantu para korban dengan memberikan konsultasi gratis di acara ini. Yaitu Dr. Nurmaeni M, Sp.DVE, M.Kes dari Klinik In Glow Skincare Palopo,

Dr. Listya Paramita, Sp.DVE, FINSDV, dari Klinik Utama Skindaily Pekanbaru,

Dr. Rizki Amelia Noviyanthi, M.Biomed, Sp.DVE dari Klinik Ummathara Skin Clinic Makassaar

Melanin Matters – Beauty Reborn, adalah event kelima setelah sebelumnya sukses diadakan di Tangerang Selatan, Yogyakarta, Surabaya, Jakarta.

Melanin Matters, merupakan signature event Melanin Hero yang terdiri dari Talkshow serta Make Up Tutorial sebagai upaya edukasi yang lebih efektif dan menyenangkan untuk Kesehatan masyarakat dan kepercayaan diri. (*)