Makassar, Upeks–Komisi IX DPR RI mengapresiasi capaian Embarkasi Makassar sebagai embarkasi terbaik di Indonesia tahun 2024, namun mereka mendorong agar terus dilakukan pembenahan sehingga layanan terhadap jemaah lebih maksimal lagi.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Safei, saat bersama 9 anggota Komisi IX meninjau langsung aktifitas dan layanan di Asrama Haji Makassar, dalam rangka kunjungan kerja spesifik, Kamis (8/5/2025).
Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah fasilitas poliklinik yang menurut Komisi IX membutuhkan pembenahan lebih lanjut sehingga jemaah haji tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit.
“Fasilitas klinik sudak OK, tapi kalau melihat tadi kondisi klinik, saya kira ini tidak seimbang. Saya kira seharusnya bisa diintervensi oleh Kementerian Kesehatan. Perlu didorong oleh pimpinan Komisi IX terkait pembangunannya,” ujar Ahmad Safei anggota Komisi IX dari Fraksi PDIP.
Tahun 2025, ungkap Ahmad Safei, ada program Presiden Prabowo membangun beberapa rumah sakit di sejumlah tempat di Indonesia.
“Pak Kadis sampaikan ke Pak Gubernur bersurat ke Kemenkes, mudah-mudahan diantara beberapa rumah sakit yang akan dibangun itu satu di Embarkasi makassar,” ujanya.
Dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dr. Nihayatul Wafiroh selaku Ketua Tim melakukan kunjungan kerja spesifik di Asrama Haji Embarkasi Makassar dalam rangka memastikan layanan kesehatan pada penyelenggaraan ibadah haji musim haji 1446 Hijriah berjalan dengan baik.
“Pemantauan ini penting, guna memastikan segala fasilitas penunjang yang ada di asrama haji terjamin higienitasnya sehingga jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci dalam kondisi sehat walafiat,” tutur Nihayatul.
Usai peninjauan, rombongan kemudian diterima secara resmi di Aula Wisma Safa Asrama Haji Makassar oleh Kankanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid selaku Ketua PPIH Embarkasi Makassar. Pertemuan ini menjadi forum diskusi dengan berbagai stakeholder kesehatan yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Hadir Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Lucia Rizka Andalusia, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Makassar, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX dan Wakil Wali Kota Makassar.
Forum diskusi ditutup dengan tanggapan Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Lucia Rizka Andalusia. Ia mengatakan akan menampung seluruh masukan dari anggota Komisi IX sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan kesehatan bagi jemaah haji.(*)

