Kakankemenag Barru, Hadiri Rakor Kanwil Kemenag Sulsel dan Jalan Kerukunan di Torut

Kakankemenag Barru, Hadiri Rakor Kanwil Kemenag Sulsel dan Jalan Kerukunan di Torut

Barru, Upeks–Dalam rangka akselerasi program kerja Kanwil Kemenag Sulsel Tahun 2025, digelar rapat koordinasi  menghadirkan Kakankemenag Kabupaten/ Kota se Sulsel di Rantepao, Toraja Utara 17-18 Januari 2025.

Dalam Arahan Kakanwil Selsel, Dr. H. Ali Yafid, M.Pdi, mempertegas harapan Menteri Agama AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA , agar seluruh jajaran Kemenag RI seyogyanya mendekatkan umat beragama dengan ajaran Agamanya, agar apa yang menjadi petunjuk Agamanya tidak berrentangan, kontradiksi dengan perilaku umatmya.

Bacaan Lainnya

“Kerukunan umat beragama harus terus dipertahankan, dirawat, dijaga dengam baik semoga bisa lestari, awet, mengawal Kebersamaan, kekompakan kita hidup di Tanah air yang kita cintai ini,” imbuh kakanwil Ali Yafid.

Di sela-sela rakor tersebut, kakanwil, mengingatkan agar para kepala kantor untuk segera mengusulkan jabatan yang kosong di kab/ kota masing-masing, kompetensi pengusulan diserahkan ke masing-masing kepada Kepala Kantor dengan syarat calon pejabat harus memenuhi regulasi dan berkompeten secara prosudural, profesional dan proporsional.

Rakor ini rencananya dilanjurkan dengan Jalan sehat kerukunan Tingkat Kabupaten Toraja Utara dihadiri  Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang SO. M.Si,

Dalam sambutannya, beliau mengatakan Jalan santai kerukunan ini, betul diselenggarakan oleh Kemenag Toraja Utara, tetapi rasa rasanya ini adalah kegiatan Kemenag Sul Sel karena dihadiri oleh semua Kepala Kantor se Sulsel. “Filosopi orang Toraja, menganggap tamu itu pembawa rezeki, nenek moyang kita di Toraja sangat toleran, rukun dan damai, saling menghargai,”ungkapnya.

H Ali Yafid mengapresiasi kegiatan hari ini, Kemenag dan pemda saling berkolaborasi, bersinergi membina umat beragama yang ada di Toraja Utara.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Barru, Jamaruddin, mengapresiasi kegiatan rakor ini, rakor ini menjadi evaluasi dan motifasi yang harus menjadi penguatan bagi seluruh jajaran kemenag untuk meningkatkan kompetensinya dalam melayani umat beragama.

“Semoga tidak ada lagi jarak antara umat beragama dengan ajaran agamanya, dengan kitab sucinya, yang salah satunya umat beragama bisa hidup rukun, damai, bersama,” imbuhnya.(rls)