BPBD Pantau Wilayah yang Rawan Banjir

BPBD Pantau Wilayah yang Rawan Banjir

Makassar, Upeks.co.id — Menindaklanjuti prediksi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah IV Makassar, terkait peringatan dini cuaca ektrem dengan intensitas curah hujan tinggi dengan status waspada hingga siaga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan sejumlah antisipasi.

Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin mengatakan, BPBD akan melakukan pemantauan di wilayah yang rawan banjir seperti di Biringkanaya, Tamalanrea, Panakkukang dan Manggala.

Bacaan Lainnya
Pendekatan siaga BMKG atau institusi tertentu seperti damkar dan BPBD. Kalau kita melihat data dan faktanya, tanggal 11-20 mendekati hari itu kita melakukan pemantauan di wilayah,” ungkap Hendra, Selasa (12/11/2024).

“Kalau seandainya di wilayah itu memang, data sudah ada fakta di lapangan seperti itu artinya kita meningkatkan status. Tapi kalau itu tidak terjadi, kita tidak akan melakukan. Kita berhati-hati sekarang dalam menentukan status,” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan akan memaksimalkan sumber daya yang ada di Pemkot Makassar dalam menghadapi musim hujan tersebut.

“Kemudian, sebisa mungkin kita maksimalkan dulu atau optimalkan dulu sumber daya yang ada di Pemkot Makassar. Karena segala sumber daya yang kita miliki dan pengalaman kita insyaallah kita bisa atasi. Asal tidak terjadi kejadian luar biasa seperti tahun lalu,” jelasnya.

Terkait peralatan yang akan digunakan, Hendra menyebut sudah menyiapkan perlengkapan yang memadai untuk menghadapi kemungkin banjir besar.

“Perlengkapan BPBD kita sendiri yaitu PPE lengkap. Itu sudah sangat memumpuni, dan juga alat alat baru dari Lingkungan Hidup juga banyak yang dimodernisasi, damkar juga siap dengan resque team nya,” imbuhnya.

“Di BPBD sendiri itu ada 10 unit, bukan hanya perahu karet kami juga punya perahu fiber, perahu lipat tergantung pada kondisinya, itu juga belum dengan APD nya,” ujar Hendra. (*)