MAKASSAR, UPEKS.co.id – Pengamat Politik dari Universitas Pancasakti Makassar, Sakral Wijaya Saputra, menakar kekuatan pasangan calon Gubernur Sulsel nomor urut 2 yakni Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi di Pilkada Sulsel 2024.
Menurutnya, Pasangan ber tagline Andalan Hati ini mampu mengorkestrasi setiap lapisan pendukung nya, baik dari perwakilan partai politik, relawan hingga tim-tim lainnya.
“Pasangan ini adalah pasangan yang saling melengkapi dengan baik. Kita bisa melihat bagaimana sosok Bapak Andi Sudirman Sulaiman dan Ibu Fatmawati mampu menjadi patron yang baik dalam mendistribusi kekuatan dukungan yang mereka miliki,” ujar Sakral.
Hal itu, kata Sakral, bisa dilihat dari intensitas sosialisasi saat menyapa masyarakat dan para pendukungnya. Cara meyakinkan voters dan mensinergikan semua lapisan pendukung, Andi Sudirman tidak membedakan, bahkan sama baiknya.
“Saya mengamati gelombang-gelombang relawan terus berhimpun dan berdatangan dalam menyatakan dukungan kepada pasangan ini dan tentu menjadi hal yang menguntungkan bagi pasangan Andalan Hati tersebut. Ditambah lagi partai-partai pengusung yang satu komando dalam memenangkan pasangan ini, ketika dicek di lapangan betul-betul sangat maksimal. Baik pengurus tingkat prov sampai ke tingkat kab/kota,” tutur Dosen Ilmu Politik Pemerintahan ini.
Melihat hasil survei yang telah dirilis beberapa lembaga survei. Sakral menyebut bahwa sangatlah wajar ketika pasangan Andalan Hati ini jauh meninggalkan kompetitornya.
Hal itu dibuktikan dengan hasil Lembaga survei yang keluar baru-baru ini. Dalam survei yang dirilis oleh lembaga survei nasional Indikator, Andalan Hati itu memimpin dengan elektabilitas yang signifikan, mencapai 63,1 persen.
Survei yang dilakukan pada 26 September hingga 3 Oktober 2024 ini menunjukkan pasangan tersebut unggul jauh dari pesaing terdekat mereka Danny Pomanto-Azhar Arsyad yang hanya memperoleh 17,9 persen dukungan.
Responden yang belum menentukan pilihan sebesar 18,9 persen dan yang menyatakan diri golput atau tidak memilih sebesar 0,2 persen.
Dengan rentang jarak angka yang demikian besar, paslon Andalan Hati disebut sudah sangat sulit terkejar, mengingat waktu pemilihan hanya tersisa kurang lebih sebulan lagi.
“Yah, saya melihat kemungkinan tingkat keterpilihannya masi sangat memungkinkan bisa semakin meningkat dengan signifikan. Apalagi, merujuk tahapan kampanye yang masih berlangsung pada beberapa minggu kedepan,” ucapnya.
Lebih jauh, Sakral memandang, Pasangan Andalan Hati ini sudah tuntas di kalangan elit tuntas pula di akar rumput (semua lapisan masyarakat).
“Di elit partai pengusung mereka bisa dilihat sangat baik bergerak dalam mensosialisasikan pasangan tersebut ke masyarakat, ditambah dengan banyaknya simpul-simpul relawan yang bergabung dan menyatakan dukungan juga mampu menjadi kekuatan tersendiri dalam meyakinkan masayarakat,” kuncinya.(*)

