Kanwil Kemenag Sulsel Kurban 9 Ekor Sapi  

Kanwil Kemenag Sulsel Kurban 9 Ekor Sapi  

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Muh. Tonang (berdiri tengah) didampingi Kabag TU H Ali Yafid dan Kabid Urusan Agama Islam H Wahyuddin Hakim menyaksikan proses pemilahan daging yang akan didistribusikan. Kemenag Sulsel berkurban 9 ekor sapi, Rabu 19 Juni 2024.

 

Bacaan Lainnya
 

Makassar, Upeks– Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan ikut berkurban pada momen Iduladha 1445 Hijriah. Sebanyak 9 ekor sapi disembelih pada hari tasyrik kedua yang jatuh pada Rabu 19 Juni 2024.

Sapi tersebut disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Pammolongang yang beralamat di Kassi-Kassi Antang Kota Makassar, dimana RPH milik Daeng Lala ini telah mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag RI.

“Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pada idul kurban tahun ini kami melakukan penyembelihan hewan kurban di hari tasyrik kedua mengingat tasyrik pertama bertepatan dengan cuti bersama,” ungkap Muh. Nur, koordinator penyembelihan hewan kurban Kanwil Kemenag Sulsel.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Muh. Tonang yang turut hadir meyaksikan proses pemilahan daging yang akan didistribusikan mengatakan hari raya Iduladha adalah ritual keagamaan untuk menambah pahala melalui kesalihan sosial.

“Iduladha telah menjadi ritual keagamaan yang dapat menyambung tali silaturahim dan berbagi dengan orang-rang yang berhak menerimanya. Insya Allah pahala akan kita peroleh melalui kesalihan sosial yang kita miliki,” ucap Tonang didampingi Kabag TU H Ali Yafid dan Kabid Urusan Agama Islam H Wahyuddin Hakim.

Jika menilik sejarah Iduladha, lanjut Tonang, ada misi pengorbanan di dalamnya, dimana diriwayatkan ketika itu Nabi Ibrahim AS mendapat ujian yang sangat berat dari Allah SWT karena diperintahkan menyembelih anak tunggalnya Nabi Ismail AS.

“Itulah kenapa hari raya Iduladha juga disebut Idul Kurban, dimana atas dasar ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT, kita dianjurkaan untuk berkurban,” imbuhnya.

“Insya Allah motivasi kita seluruh ASN Kemenag Sulsel dalam berqurban juga karena dilandasi ketakwaan dan keikhlasan, sekaligus sebagai pesan untuk membunuh atau menghilangkan sifat-sifat kebinatangan yang ada dalam diri pribadi kita masing-masing,” tuturnya di lapangan indoor Kanwil Kemenag Sulsel.

Diketahui, dari 9 ekor sapi tersebut, 8 ekor merupakan hewan kurban ASN dan keluarga ASN Kanwil Kemenag Sulsel, 1 ekor lainnya adalah sumbangan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Sulsel.

Adapun proses penyembelihan dan pendisitribusian daging kurban ini dilakukan oleh buruh yang diupah, dibantu pegawai Kanwil Kemenag Sulsel yang terlibat dalam kepanitiaan hari raya Idul Kurban di bawah koordinasi Tim HBI Bidang Penais Kanwil Kemenag Sulsel. (rls)