Sekda Sidrap Muhammad Yusuf Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Kemendagri

Sekda Sidrap Muhammad Yusuf Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Kemendagri

SIDRAP UPEKS.co.id, – Penjabat (Pj) Sekda Sidrap, Muhammad Yusuf mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, Senin 15 Januari 2024.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Siara Barang, Kadis Perdagangan dan Perindustrian, Nurkanaah, Kasi Datun Kejaksaan Negeri, Uznul Alim serta sejumlah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sidrap.

Bacaan Lainnya
 

Rakor yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini diikuti Kepala Daerah se-Indonesia. Tomsi Tohir dalam arahannya mengatakan, rakor pengendalian inflasi digelar setiap seminggu sekali sebagai bahan evaluasi.

“Hari ini kita lebih fokuskan kepada kenaikan harga dan bagaimana mengantisipasinya,” ungkap Tomsi Tohir saat membuka rakor.

Sementara itu, Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS), Windhiarso Putranto, di kesempatan itu memaparkan kenaikan dan penurunan indeks perkembangan harga (IPH) untuk minggu ke-2 Januari 2024.

“Secara Nasional, jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan IPH, turun sebesar 9 persen poin. Wilayah dengan persentase penurunan terbesar secara berturut-turut adalah pulau Jawa (16,85 persen poin), pulau Sumatera (-13.08 persen poin), dan luar pulau Jawa dan Sumatera (-4,48 persen poin),” jelas Windharso.

Ia menyebutkan, komoditas yang memepengaharui perubahan IPH ini diantaranya kenaikan harga bawang merah dan putih.”Komoditas inilah yang perlu diwaspadai karena kenaikan harganya terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia,” terangnya.

Sementara, Pj Sekda Sidrap, Muhammad Yusuf mengatakan rakor ini sebagai bentuk evaluasi perkembangan inflasi di setiap daerah.

Termasuk beberapa faktor penyebab inflasi, juga upaya yang harus dilakukan Pemerintah Daerah dalam mengendalikan inflasi.

“Beberapa arahan yang disampaikan tadi dalam rakor tersebut akan menjadi catatan untuk segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah,” jelas Yusuf

“Tadi sudah disebutkan beberapa faktor yang mempengaruhi inflasi. Ini akan menjadi perhatian kita bersama, terpenting bagaimana upaya kita dalam mengendalikan inflasi,” terang Muhammad Yusuf. (Risal Bakri)