LPPM Unhas dan PT Vale Tanam Pohon Bersama untuk Rehabilitasi DAS

LPPM Unhas dan PT Vale Tanam Pohon Bersama untuk Rehabilitasi DAS


TATOR,UPEKS.co.id— Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin bersama dengan PT Vale Indonesia Tbk melakukan kegiatan Penanaman Pohon Bersama sebagai upaya untuk Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), di sekitar Bandar Udara Toraja yang terletak di Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja, Senin (15/1) kemarin.

Kegiatan yang bertema “Teruslah menanam. Tebarkanlah Oksigen demi Keberlanjutan Kehidupan di Bumi” ini merupakan fokus utama upaya pelestarian lingkungan dalam konteks Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (IPPKH) yang merupakan kewajiban dari PT Vale sebagai pengguna kawasan hutan untuk kegiatan pertambangan. PT Vale berkomitmen tidak hanya melakukan rehabilitasi lahan yang telah ditambang, tetapi juga melakukan rehabilitasi di luar area konsesi melalui rehabilitasi DAS ini.

Bacaan Lainnya
 

LPPM Unhas berperan dalam pelaksanaan teknis kegiatan ini yang meliputi sosialisasi, persemaian dan penanaman pohon. “Kami membantu menyusun rancangan teknis hingga pengawasannya,” ujar Dr Ir Baharuddin MP, Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi LPPM Unhas, saat hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan Penanaman pohon ini juga serentak dilakukan di beberapa lokasi lainnya di Sulawesi Selatan. Yaitu di kabupaten Gowa, Bone, Jeneponto, Barru, Sidrap, Pinrang, Enrekang, Jeneponto, Luwu, Luwu Timur dan Kota Pare Pare.

Total luas lokasi penanaman pohon adalah 4.230 hektar yang akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2024. Khusus di Kabupaten Tana Toraja, luas lokasi adalah 214 hektar, yang pada kegiatan penanaman bersama ditanami sebanyak 30 bibit pohon eucalyptus, ketapang kencana, pucuk merah dan mangga yang nantinya akan ditanami pohon sebanyak 133.750 batang.

“Kami memilih dan menentukan lokasi berdasarkan lahan yang memenuhi syarat yaitu dalam area kawasan hutan dan luar kawasan hutan pada lahan kritis serta tidak boleh ada kegiatan lain di atasnya,” ujar Burhanuddin.

Dirinya menambahkan bahwa hal ini juga sesuai dengan persetujuan masyarakat setempat. Menurutnya, kegiatan ini berjalan dengan lancar berkat sosialisasi yang matang yang telah mereka jalankan sebelumnya.

“Masyarakat di sini mendukung jenis tanaman yang kami tanam, dan mereka juga ikut terlibat dalam menyemaikan dan menanamnya,” tambahnya.

Director Environment & Permit Management PT Vale Zainuddin mengatakan pihaknya berupaya melibatkan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja dalam kegiatan ini. “Kami berharap penyerapan tenaga kerja lokal bisa dimaksimalkan termasuk dalam pemeliharaannya agar ke depannya kegiatan ini bisa memberikan manfaat langsung ke masyarakat setempat,” ujarnya saat hadir dalam kegiatan ini.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Saddang 1 Tana Toraja Kadang S.Hut dan Kepala Desa Lembang Marinding Kecamatan Mengkendek Devi T Bangapadang. Serta Senior Project Manager Watershed Rehabilitation PT Vale Yohan Lawang dan Senior Manager Permit & Licence PT Vale Puji Rahmat.

Kegiatan penanaman ini merupakan tahapan kedua dari total area penanaman 10.000 hektar di 13 kabupaten di Sulsel yang telah ditargetkan oleh PT Vale Indonesia Tbk. (***)