MAKASSAR, UPEKS.co.id — Lima perguruan tinggi di Sulawesi resmi meluncurkan program penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah tahun 2023.
Kelima perguruan tinggi tersebut, yakni Politeknik Ujung Pandang, Politeknik Bosowa, Politeknik Bombana, Politani Pangkep dan Unhas Vokasi, di Hotel Arya Duta, Sabtu (14/10/2023).
Pada kesempatan tersebut hadir Dirjen Pendidikan Vokasi Kiki Yulianti. Ia menuturkan, mengubah persepsi dan mindset masyarakat tentang vokasi itu tidak bisa hanya diomongin.
“Kita harus tunjukkan bukti bahwa keberhasilan anak vokasi itu luar biasa. Itu sudah mulai banyak,” tandas Kiki.
Menurut Kiki terpenting bagi masyarakat adalah, pemahaman bahwa sekolah itu bukan hanya selembar ijazah dan lulus.
“Sekolah itu supaya lebih baik, lebih pintar, lebih trampil, lebih bisa dan lebih tau. Ini yang sedang kita komunikasikan terus ke masyarakat,” ujarnya.
Kiki menegask, bahwa setiap daerah di Indonesia itu punya potensi utamanya di Wilayah Sulawesi, dan semua itu memiliki peluang dengan catatan mampu digarap.
Menurut potensi tersebut tidak akan jadi peluang, ketika tidak ada yang menggarapnya dan tidak ada inovasi yang mengubahnya menjadi peluang.
Sehingga, sambung perlu orang-orang yang berada di kampus-kampus, sekolah-sekolah vokasi bergandeng tangan barengan dengan mitra industri untuk menggarap potensi dengan inovasi.
“Mereka tidak bisa apa-apa kalau Pemdanya tidak mendukung. Kita butuh kebijakan yang kuat,” ungkap Kiki.
Tak hanya. Menurut yang terpenting adalah
program yang nyata dari Pemda, agar para industri, kampus serta sekolah vokasi, SMK dan LKP bisa lebih baik dan lebih banyak kontribusi pembangunan ekonomi di masyarakat. (aca)

