Terisolir, Masyarakat Dusun Kumadang Tak Dapat Mengangkut Hasil Kebun Kepasar

Terisolir, Masyarakat Dusun Kumadang Tak Dapat Mengangkut Hasil Kebun Kepasar

 

ENREKANG, UPEKS.co.id — Hingga saat ini Masyarakat Dusun Kumadang, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang masih terisolir akibat akses jalan mereka Amblas karena hujan deras beberapa hari lalu.

Bacaan Lainnya

Sampai saat ini baik Pemerintah Desa maupun Instansi terkait belum dapat melakukan tindakan membukan akses jalan baru untuk mereka karena beberapa kendala terutama faktor anggaran.

Akibatnya sudah hampir 20 hari mereka tak dapat mengangkut hasil kebun mereka untuk dijual dipasar. Padahal masyarakat Kumadang adalah petani jagung dan sayuran. Namun dengan Amblasnya jalan tersebut hasil pertanian mereka tak bisa lagi diangkut ke pasar.

Bukan itu saja, aktifitas 87 Kepala Keluarga atau sekitar 300 jiwa di Dusun Kumadang terganggu, karena untuk mencapai Kota Enrekang mereka punya dua alternatif, pertama harus berjalan kaki sekitar 100 meter dan disambung dengan naik motor atau lewat Sungai menggunakan perahu.

Dua jalan yang menjadi penghubung Masyarakat Dusun Kumadang ke Kota Enrekang rusak parah Tan dari keterangan Kepala Desa Karueng, jalan tersebut sudah tak mungkin lagi dilalui.

Kades Karueng, Usmayadi Syarifuddin mengatakan, saat ini Pemerintah Desa dan Dinas terkait sudah melakukan upaya  untuk merintis jalan baru yang akan dilalui masyarakat.

” Kita himbau masyarakat untuk bersabar dulu sampai ada akses jalan baru, karena kalau diangkut menggunakan perahu biayanya mahal, sama saja mereka setengah mati bekerja hasilnya tidak seberapa karena harus bayar perahu”. Ujar Kades Karueng.

” Kita sudah melakukan survei. Kita akan buatkan jalan yang melingkar, tapi saya bilang tidak bisa terlalu jauh karena kita belum punya anggaran untuk itu. BPBD juga belum bisa berbuat banyak karena ini awal tahu. Jadi bagaimana nanti kita berfikir untuk mencari biaya pembuatan jalan agar Masyarakat Dusun Kumadang punya akses keluar”. Pungkas Kades Karueng.

Kades Karueng berharap ada solusi yang bisa dilakukan agar Masyarakat Dusun Kumadang bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Meski tak dapat di pungkiri, saat ini Baik Pemerintah desa maupun Dinas terkait belum memiliki anggaran untuk membuka akses baru bagi masyarakat.

Sementara itu, terdapat beberapa titik longsor yang terjadi di Desa Karueng, dan semuanya perlu penanganan segera.

Beberapa titik longsor kini dikerjakan oleh pemerintah Desa dengan menggunakan alat berat dari BPBD dan selebihnya dilakukan atas Swadaya masyarakat setempat. (Sry)