Promotor Kandidat Doktor Puji Kapolrestabes Usai Selesaikan Seminar Proposal Program Doktor di UNM

Promotor Kandidat Doktor Puji Kapolrestabes Usai Selesaikan Seminar Proposal Program Doktor di UNM

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto selangkah lagi meraih gelar doktornya setelah berhasil menyelesaikan seminar proposal di hadapan para guru besar Universitas Negeri Makassar (UNM) yang menjadi dewan penguji.

Budhi yang mengambil Program Doktor Ilmu Administrasi Publik mengajukan proposal penelitian berjudul “Strategi Kepolisian Polrestabes Makassar Dalam Peningkatan Pelayanan Harkamtibmas”.

Bacaan Lainnya

Rencana penelitiannya itu pun menuai pujian dari para guru besar UNM saat seminar proposal di Kampus phinisi UNM, Jl AP Pettarani, Kamis (5/1/2023).

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto, memberi sedikit gambaran dalam penelitian yang akan dilakukannya. Budhi mencoba untuk menemukan suatu startegi tepat untuk kepolisian di Makassar bagaimana seharusnya bertindak dalam rangka mewujudkan harkamtibmas.

Dijelaskan Budhi, berbicara tentang startegi, tentunya harus terlebih dahulu mengetahui akar masalah apa yang dihadapi. Budhi menyebut, khusus di Makassar akar masalah yang dihadapi adalah banyaknya remaja ataupun pemuda yang terlibat dalam aksi-aksi kriminal.

“Kami temukan banyak masalah. Pertama misalnya, masalah anak-anak putus sekolah, anak-anak yang tidak mendapatkan tempat untuk melakukan atau menyalurkan aktivitas hobinya. Anak-anak yang kurang perhatian oleh orang tuanya, dan mereka yang terpengaruh oleh lingkungannya sehingga melakukan kejahatan,” jelas Budhi.

Dari masalah itu beber Budhi, sejatinya imbauan sampai dengan penindakan telah dilakukan. Hanya saja, ternyata hasilnya belum maksimal.

Sehingga, dalam penelitian yang dilakukannya, Ia mencoba untuk menguji suatu metode pendekatan lain yang bisa digunakan. Salah satunya yakni, dengan merangkul mantan penjahat untuk menyadarkan penjahat lainnya.

“Ini coba kita ramu strateginya dalam bentuk kajian akademis. Berdasarkan apa yang kami lihat, kami akan coba uji atau gunakan mantan-mantan pelaku kriminal ini untuk ikut berperan menyadarkan mereka yang sebelumnya sama-sama adalah pelaku kriminal, ” beber Budhi.

Rektor UNM, Prof Husain Syam sebagai promotor kandidat doktor mengaku bangga dengan Kapolrestabes Makassar. Pasalnya, rancangan proposal yang dibuatnya sudah sangat siap untuk kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penelitian. 

“Sangat bagus rancangan penelitiannya. Menurut catatan saya, ini adalah proposal terlengkap yang pernah ada, justru mengalahkan orang-orang akademisi, ” ujar Prof Husain.

Prof Husain melihat, Budhi yang kesehariannya bekerja sebagai Kapolretabes Makassar sudah dibekali dengan ilmu sebagai praktisi. Hal itulah yang menurut dia, membuat mahasiswa S3-nya itu matang untuk melakukan penelitian.

“Kalau akademisi, kadang-kadang tidak begitu runut, tidak begitu tuntas cara berpikirnya. Ini bagus sekali, karena beliau juga praktisi, sampai kepada metode-metode yang akan digunakan dalam penyelesaian itu sangat bagus sekali,” ucapnya.

Lanjut Prof Huasin mengungkapkan, dalam seminar proposal, Budhi mendapatkan nilai yang termasuk sangat tinggi, yakni 95 atas hasil rancangan proposal yang dibuatnya. 

“Karena memang sebuah rancangan itu, kalau sudah kelihatan latar belakangnya, sampai tujuan dan teori yang digunakan itu kelihatan bagus, dan sudah sesuai. 95 nilainya, 93 saja itu sudah A, ini sangat bagus sebagai langkah awal,” terangnya.

Rektor UNM ini berharap, penelitian yang dilakukan Budhi nantinya dapat menghasilkan sebuah karya akademik yang luar biasa. Sebuah karya yang dapat digunakan oleh seluruh instansi kepolisiam dalam meningkatkan pelayanan harkamtibmas.

“Harapannya nanti, penelitian ini bisa menjadi role model nasional digunakan kepolisian di seluruh Indonesia terkait strategi meningkatkan pelayanan harkamtibmas, ” harapnya.(Jay)