Margaretha: Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi Inflasi

Margaretha: Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi Inflasi

KOLAKA,UPEKS.co.id— Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kolaka Sultra, dalam mengantisipasi inflasi maka Pemerintah Pusat sampai ke daerah bagaimana memperkuat ketahanan pangan dengan membentengi para petani melalui setiap kelompok tani memberikan benih dan pupuk.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kolaka Margaretha saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Jumat (21/10/22). Margaretha menjelaskan penyaluran benih dan pupuk kepada setiap petani diharapkan agar kualitas dan kuantitas produksi hasil pertanian setiap petani bisa meningkat.

Bacaan Lainnya

“Jadi pemerintah dalam hal mengantisipasi munculnya inflasi, maka solusinya adalah memperkuat ketahanan pangan kita, dengan cara memperkuat hasil produk setiap petani baik kuantitas maupun kualitasnya,” ungkap Margaretha.

Ia menjelaskan bahwa salah satu produk pertanian tanaman pangan hortikultura saat ini ditingkatkan kualitas produksinya adalah jagung hibrida. Untuk meningkatkan kualitas produksi petani dan meringankan beban operasional petani maka solusinya diberikan bantuan berupa benih dan pupuk.

“Tahap awal kita memberikan paket bantuan benih jagung hibrida dan pupuk kepada kelompok tani di Wundulako dan Tanggetada masing-masing 3 ton lebih,” pungkasnya.

Dikatakannya dengan benih 1,5 kg untuk kebutuhan luas areal tanam 1 hektare bisa menghasilkan jagung sebanyak 8 ton. Margaretha berharap agar para petani benar-benar secara maksimal untuk menanam benih jagung tongkol dua ini. Dan persoalan pemasaran petani tidak perlu ragu karena pemerintah sudah melakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan bisa menampung produksi jagung petani.

“Saya berharap para kelompok tani betul-betul melakukan pengawasan kepada semua anggotanya supaya benih itu maksimal ditanam. Dan ini adalah salah satu strategi pemerintah dalam menghadapi inflasi,” harapnya usai menyerahkan bantuan benih dan pupuk di Desa Bende Kecamatan Wundulako. (pil)