Melalui #MadeforEveryFamily, Prudential Perluas Akses Perlindungan Bagi Keluarga Indonesia

  • Whatsapp
Melalui #MadeforEveryFamily, Prudential Perluas Akses Perlindungan Bagi Keluarga Indonesia

Makassar,Upeks.co.id— Melalui #MadeforEveryFamily, Prudential Indonesia memperluas cakupan penerima manfaat dan pertanggungan pada polis asuransinya dari yang sebelumnya terbatas pada keluarga inti.

Dalam hal ini, kini juga mencakup anggota keluarga besar sedarah, seperti orang tua, kakek, nenek dan yang memiliki hubungan menantu. Hal ini disampaikan Chief Financial Officer Prudential Syariah, Paul Kartono.

Bacaan Lainnya

“Seiring dinamika kehidupan, kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti dalam hal perlindungan finansial, kesehatan, dan perlindungan jiwa juga semakin berkembang,” imbuhnya.

Apalagi menurut dia, budaya mengakomodasi kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia.

Salah satu solusi terbaru dari Prudential Indonesia yang mewujudkan semangat #MadeforEveryFamily adalah asuransi jiwa tradisional Syariah, PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah (PKKS), yang menyediakan perlindungan untuk 60 jenis penyakit kritis.

“Melalui #MadeforEveryFamily, kami berkomitmen memperluas akses perlindungan kesehatan dan finansial. Kini, anggota keluarga besar termasuk orang tua, kakek, nenek, hingga menantu, bisa menjadi penerima manfaat dan pertanggungan dalam polis asuransi Prudential Indonesia. Dengan memberikan akses bagi anggota keluarga besar untuk bisa saling melindungi, Prudential Indonesia membantu keluarga Indonesia untuk memperkokoh ketahanan finansial mereka,” jelasnya.

Hal ini sejalan dengan aspirasi perusahaan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, sehingga mereka bisa mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan.

Selain menanggung keluarga inti, salah satu dinamika yang dihadapi keluarga adalah semakin besarnya kemungkinan anggota keluarga yang masih produktif untuk menanggung biaya kehidupan orang tua mereka. 

Hal ini termasuk menanggung biaya perawatan rumah sakit ketika orang tua mereka sakit. Menurut data BPJS 2021, rasio ketergantungan untuk orang tua (60+) terus meningkat selama lima tahun terakhir. Situasi tersebut membuat masyarakat membutuhkan perawatan untuk setidaknya 17 orang lanjut usia dari 14,02 pada tahun 2017 menjadi 16,76 pada tahun 2021.

Tak hanya itu, pandemi juga menimbulkan tantangan besar bagi sebagian keluarga ketika banyak orang kehilangan pekerjaan, oleh karena itu memerlukandukungan dari keluarga lain yang masih produktif.

“Kedua faktor ini merupakan contoh semakin pentingnya perlindungan tidak hanya bagi diri kita dan keluarga kita, tetapi juga bagi orang tua dan saudara dekat kita. Melindungikeluarga inti sangatlah penting dan juga memastikan bahwa situasi keuangan mereka tetap terkontrol. Solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang komprehensif dapat menjadi solusi untuk mewujudkan keamanan finansial bagi seluruh keluarga pastinya,” kuncinya. (Mimi)