Risfayanti Kawal Perbaikan Jalan di Antang

Risfayanti Kawal Perbaikan Jalan di Antang

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Risfayanti Muin menggelar reses masa persidangan III di Hotel Grand Town, Kamis (2/6/2022). Reses kali ini dihadiri oleh warga Kecamatan Manggala.

Pada kesempatan tersebut, Risfayanti menerangkan jika dirinya turun untuk menyerap aspirasi masyarakat. Termasuk yang menjadi prioritasnya saat ini adalah perbaikan jalan di wilayah Antang, yang belakangan ini tengah menjadi sorotan.

Bacaan Lainnya

Risfayanti menegaskan bahwa telah menerima aspirasi terkait perbaikan di ruas jalan Antang Raya, dan telah memasukkan pada dinas terkait.

Pada kesempatan reses kali ini Risfa sangat yakin bahwa pak Gubernur melalui dinas PUTR akan serius memperhatikan dan memperbaiki jalan Antang Raya pada tahun 2022.

Risfayanti juga menyampaikan pada warga Manggala, jika ada yang memiliki aspirasi terkait pendidikan, maka ia siap untuk menyerap an mengusulkannya.

Risfayanti telah memperjuangkan pembangunan SMA Negeri 23 di Wilayah Tamalanrea. Penambahan unit sekolah tersebut diharapkan mampu mengatasi daya tampung lulusan SMP yanv akan melanjutkan pendidikan ditingkat SMA.

Demikian juga dengan beasiswa PIP yang digelontorkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bantuan dana PIP ini diharapkan mampu membantu mengurangi beban keluarga, sehingga pendidikan wajib belajar 12 tahun dapat berlangsung dengan baik.

“Ibu dan bapak yang masih menanyakan bagaimana cara mendapatkan beasiswa tersebut PIP tersebut silakan mengusulkan ke saya kita akan sama-sama perjuangkan,” ujar Risfayanti disertai tepuk tangan ratusan warga yang hadir di kegiatan reses tersebut.

Seorang warga bertanya mengenai syarat dan kriteria mendapatkan beasiswa. Risfayanti pun menjawab semua anak-anak berhak mendapatkan beasiswa baik SD, SMP, maupun SMA. Warga sisa mengajukan penerimaan beasiswa sesuai persyaratan yang ada.

Adapun keluhan lain dari masyarakat adalah terkait penerimaan siswa melalui jalur zonasi. Terkait hal tersebut, Risfayanti menekankan jika jalur zonasi hadir sebagai respons pemerintah mengenai kesetaraan dalam pendidikan.

Maka Risfayanti menegaskan jika program zonasi ini sangat bagus. “Dulu sebelum ada zonasi, orang cuma mau masuk di sekolah unggulan. Sekolah lain akhirnya sepi peminat. Kita berharap melalui zonasi tercipta pemerataan pendidikan,” tandasnya. (jir)